Warga Pertanyakan Pengerjaan RFA di Kota Ratahan

MITRA-Pengerjaan River Front Area (RFA) sebagai taman pendukung kota Ratahan, ternyata belum efisien. Pasalnya, ada RFA yang tangggulnya sudah jebol dan tak kunjung diperhatikan pemerintah maupun pihak kontraktor.

Tanggul yang jebol tesebut, tepatnya di RFA menuju perkantoran blok B. Dari pantauan CSN, diameter tanggul yang jebol tersebut cukup besar dengan ketinggian mencapai 10 meter dari dasar sungai, tempat tanggul itu dibangun. Dimana, pengerjaan RFA tersebut memakan anggaran yang tidak sedikit, yang bersumber dari dana APBD tahun 2013.

Hanya saja sangat disayangkan, meski memakan biaya yang lumayan besar, namun tanggul tersebut tidak kunjung diperhatikan. Pasalnya, kalau dibiarkan terus menerus, kemungkinan besar tanggul yang lainpun akan sama nasibnya seperti itu.

Terkait hal ini, wargapun angkat bicara dan meminta pihak pemerintah untuk memperhatikan kondisi tanggul RFA yang memiriskan itu. ” Tolong pihak pemerintah melihat kondisi tanggul tersebut. Sebab, kalau dibiarkan terus menerus takutnya RFA dikawasan itu akan ambruk,” kata Ape warga Wawali Pasan.

Demikian pula halnya dengan pihak kontraktor, dimintakan warga untuk dapat memperhatikan hasil kerja mereka. Sebab, kalau tanggulnya dibuat dengan memakai perhitungan dan bahan material yang mumpuni, dipastikan tanggul tidak akan jebol seperti itu. “Jadi tolong, baik pihak pemerintah maupun kontraktor dapat melihat fasilitas publik yang kondisinya memiriskan itu,” tambah Rolly Wara yang sama.

Terpisah, Kepala Badan Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan, Marie Makalow menjelaskan, pihaknya akan menindaklanjuti terkait pengeluhan dari masyarakat tersebut. “Yang pasti kami akan segera menindaklanjuti pengeluhan dari masyarakat,” tukasnya.(Alfian Tompunu)

 

Tinggalkan Balasan