Workshop Percepatan Penurunan Stunting di Tondano Utara, Ini Kata Sekda Watania

Minahasa – Pemerintah Kecamatan Tondano Utara, menggelar Workshop Percepatan Penurunan Stunting, yang dilaksanakan di Balai Desa Kembuan, Rabu (20/03) pagi.

Kegiatan ini dihadiri Sekretaris Daerah Minahasa, Dr Lynda D Watani MM MSi, didampingi Camat Tondano Utara Thelma S Torar SSos dan Sekcam Sweetly Sepang.

Kepala Dinas Kesehatan Minahasa, dr Olviane Rattu

Sekda mengatakan bahwa, penanganan stunting sangat penting dan menjadi program sangat serius pemerintah. Menurutnya, langka konkrit dalam penanganan stunting di masyarakat mesti maksimal.

“Anggaran penanganan stunting di Minahasa cukup besar, mencapai Rp 7 miliar untuk tahun 2024, dan merupakan terbesar di Sulawesi Utara. Ini menunjukkan bahwa, penanganan atau pencegahan stunting itu sangat penting,” tandas Watania.

Hukum Tua Desa Tonsealama Estefanus Dimpudus AMd, Hukum Tua Kembuan Satu Maikel Marlon Nender, Ketua TP PKK Desa Kembuan Yorry Pakasi.

Kata dia, tahun 2030-2040, Indonesia memasuki tahun atau era bonus demografi, dimana usia produktif akan lebih banyak dari pada usia non produktif. Itulah sebabnya, pemerintah sangat serius dalam hal penanganan stunting.

“Inilah kenapa kita harus perangi stunting, secara khusus saat anak-anak ada di periode emas atau 1.000 hari awal kelahiran, karena mereka adalah generasi penerus. Di era bonus demografi, SDM Indonesia rata-rata ada pada usai produktif untuk menjawab tantangan bangsa. Itu lah perlunya kita harus cegah stunting,” ujarnya.

Kabupaten Minahasa punya banyak potensi sumber daya yang siap dikelola, kata Watania. Maka dari itu, dia menyebut bahwa, butuh SDM mumpuni untuk mengelola semua sumber daya itu.

“Kita harus mempersiapkan kader-kader masa depan ini dengan menjaga gizi mereka sejak dini. Makanya pemerintah mengharuskan setiap desa menganggarkan dana stunting yang berasal dari Dana Desa pada Anggaran Pendapatan Belanja Desa,” pungkasnya.

Selanjutnya materi dilanjutkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Minahasa, dr Olviane Rattu MKes, dan selanjutnya materi yang terakhir oleh Ketua Tim Penggerak Kabupaten Minahasa, Djeneke Kumendong Onibala SH.

Juga tampak hadir, Hukum Tua Desa Tonsealama Estefanus Dimpudus AMd, Hukum Tua Kembuan Satu Maikel Marlon Nender, Ketua TP PKK Desa Kembuan Yorry Pakasi.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan

News Feed