580 Buruh Sampah di Manado Ikut Jamsostek

Tak Berkategori

Manado – Ada sebanyak 580 buruh sampah di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang diikutkan menjadi peserta Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek).

Kepala Jamsostek Sulut, Rudy Yunarto mengatakan ke-580 buruh sampah ini perlu mendapatkan perlindungan baik kesehatan maupun kecelakaan kerja.

“Setelah sekian lama akhirnya buruh sampah di Kota Manado mendapatkan perlindungan jaminan sosial tenaga kerja,” katanya.

Kata Yunarto, Jaminan sosial tenaga kerja sangat diperlukan, apalagi buruh sampah yang memiliki tingkat resiko kesehatan yang tinggi.

Jelasnya, terus terbeban untuk meningkatkan pelayanannya kepada pekerja swasta dan pekerja lepas lainnya.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Manado, Julises Oehlers mengatakan sebenarnya buruh sampah di Kota Manado ada sebanyak 722 orang dan yang sudah ikut Jamsostek sebanyak 580 orang.

“Untuk buruh sampah sebanyak 142 sudah terkendala dengan usia namun kami pemerintah akan tetap memberikan pelayanan yang terbaik,” katanya.

Lanjut ia katakan, pihaknya berharap langkah maju yang diambil Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Manado akan diikuti oleh semua kabupaten/kota yang ada di Sulut.

“Hal ini dilakukan agar para buruh sampah baik yang menyapu di pinggiran jalan maupun yang mengangkat sampah dan sebagainya akan bekerja denganm baik dan dijamin kesehatannya maupun resiko kecelakaan kerja,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan