
Bitung – Ada yang menarik pada kunjungan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Sofyan Djalil didampingi Gubernur Sulawesi Utara Dr. S.H Sarundajang beserta rombongan di Kota Bitung pada akhir pekan lalu.
Pasalnya Menko Prekonomian yang diterima Wakil Walikota Bitung, Max J Lomban SE MSI bersama sejumlah pejabat Pemkot Bitung bertempat rumah dinas.
Wakil Walikota Bitung banyak berbincang mengenai berbagai hal dalam pembangunan kota Bitung diantaranya, Kawasan ekonomi Khusus (KEK), Jalan Tol Manado-Bitung, membangun industri pariwisata di Kota Cakalang tersebut.
Usai diterima di rumah dinas, rombongan juga melakukan pemantauan di Pelabuhan Perikanan, Pelabuhan Peti Kemas dan Pelabuhan Samudera serta Kawasan Ekonomi Khusus.
Dalam pertemuan Wawali menyampaikan profil Kota Bitung terutama mengenai kesiapan Kota Bitung dalam melakukan rencana pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan pengembangan International Hub Port(IHP) juga konektivitas jalan tol yang kesemuanya ini sementara dalam proses pelaksanan strategis.
“Dimana saat ini Bitung siap memajukan daerah khususnya untuk pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara dan terlebih dalam menunjang pertumbuhan ekonomi dan perdagangan negara-negara di Pasifik, termasuk Indinesia,”ungkap Lomban.
Sementara Menteri Sofyan Djalil menyampaikan, Kota Bitung memiliki potensi untuk mendirikan Industri Pariwisata taraf internasional.
Untuk itu Djalil mengusulkan kepada pemerintah Provinsi dan Kota Bitung, dalam rangka perencanaan pembangunan KEK dan percepatan pengembangan IHP, perlu didongkrak pula dengan Industri pariwisata.
“Dengan letak posisi Kota Bitung sangat berpotensi dan layak serta mudah dikembangkan lewat berbagai aspek pembangunan terutama bidang industri pariwisatanya,”jelas Djalil.
Ditambahkannya, jika Bitung dijadikan daerah industri pariwisata maka perlu ada pembenahan terutama segi lingkungan, dan kawasan hutan dan kelestarian kebersihan pantai dan laut agar dijaga biar tidak tercemar, sebab jika ini dilaksanakan maka kedepan Bitung pasti jadi baik dan lebih maju.
“Apalagi dibarengi dengan adanya KEK dan IHP tentunya banyak investor yang datang di Bitung dan ini pasti akan menambah peningkatkan SDM di Bitung, “ungkap Djalil.
Gubernur Sulut, SH Sarundajang menambahkan kemajuan Bitung merupakan era kebangkitan Sulawesi Utara, sebab Pemerintah Tiongkok telah menyetujui rencana pembangunan perekonomian Sulut dengan ditandatanganinya nota kesepahaman antara Pemerintah Tiongkok dengan Pemerintah RI.(vebry)




















