Tomohon – Pengakuan Pemerintah Pusat atas semua kerja dan prestasi dari Walikota Jimmy F Eman SE Ak bersama Jajaran Pemerintah Kota Tomohon dalam
bidang kesehatan dan pemenuhan kebutuhan gizi bagi masyarakat Kota
Tomohon sangat membanggakan.
Kalau sebagian daerah di Indonesia masih
mengalami permasalahan dalam pemenuhan gizi bagi anak-anak sebagai generasi penerus maka Kota Tomohon mencatatkan sebagai salah satu kota di Sulawesi Utara yang bebas dari gizi buruk.
Tomohon tercatat sebagai salah satu dari Sembilan kabupaten/kotamadya
di Indonesia yang tidak ada masalah dalam pemenuhan gizi bagianak-anak sementara Pemenuhan gizi masih menjadi masalah di sebagian wilayah di Indonesia.
“Kementerian Kesehatan dalam rilisnya akhir pekan lalu mencatat hanya 9
kabupaten/kota di Indonesia yang tidak memiliki masalah gizi, salah satunya Kota Tomohon,” kata Kabag Humas dan Protokol Herry F F Lantang SSTP, Minggu (20/03/2016).
Hal ini terpapar dalam Pemantauan Status Gizi (PSG) tahun 2015, yang dilakukan di 496 kabupaten/kotamadya. Dalam riset ini pula, terungkap 63 kabupaten/kotamadya memiliki masalah gizi akut dan 404 kabupaten/kotamadya miliki masalah gizi kronis.
Daerah yang dikategorikan memiliki masalah gizi akut memiliki prevalensi anak pendek kurang dari 20 persen dan prevalensi kurus 5 persen atau lebih. Masalah gizi kronis didefinisikan memiliki prevalensi pendek 20 persen atau lebih, dan prevalensi kurus kurang dari 5 persen,” jelas Lantang.
Sedangkan daerah dengan masalah gizi kronis dan akutmemiliki prevalensi pendek lebih dari 20 persen, serta prevalensi kurus lebih dari 5 persen. Jika prevalensi pendek kurang dari 20persen dan prevalensi kurus kurang dari 5 persen, maka dikatakan tidak ada masalah gizi.
Kesembilan kabupaten/kotamadya yang
tidak ada masalah gizi adalah sebagai berikut:
Sumatera Selatan
1. Kabupaten Ogan Komering Ulu
2. Pagaralam
Bengkulu
3. Mukomuko
4. Kota Bengkulu
Bangka Belitung
5. Betilung Timur
Jawa Tengah
6. Kota Semarang
Bali
7. Tabanan
Sulawesi Utara
8 Kota Tomohon
Jawa Barat
9. Kota Depok
“Pengakuan pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan ini merupakan
bukti nyata kerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas dari seluruh jajaran pemerintah Kota Tomohon bersama masyarakatnya. Semoga capaian ini akan terus memotivasi kita sekalian untuk terus melakukan lompatan-lompatan yang besar dalam upaya memajukan Kota Tomohon,” kata Walikota Jimmy F Eman SE Ak yang didampingi Wakil Walikota Syerly Adelyn Sompotan.
Pencapaian ini pun diakui oleh warga Kota Tomohon.
“Kami sangat merasa bangga atas pencapaian ini, karya nyata akan terus kita torehkan bagi kesejahteraan masyarakat. Sebagai warga masyarakat tentu patut berpartisipasi aktif dan sangat senang dengan pencapaian-pencapaian yang telah ditorehkan Pemerintah Kota Tomohon sambil terus menjaga dan meningkatkan prestasi di bidang kesehatan ini dan prestasi lain yang telah telah terukir selama ini,” ujar Karel warga Kakaskasen. (Mar)




















