Bandung – Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi dalam Sidang Terbuka Senat mewisuda Pamong Praja Muda lulusan Angkatan XX tahun 2013 program Diploma IV sebanyak 1261 orang program Strata 1 sebanyak 198 orang dan program Magister Administrasi Pemerintah Daerah (MPAD) sebanyak 82 orang bertempat di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor Bandung, Jawa Barat, Selasa (27/08/2013).
Mendagri dalam arahannya mengatakan, memberi selamat kepada para wisudawan-wisudawati yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi di IPDN. Mudah-mudahan kata selamat ini dijawab dengan prestasi dan pengabdian yang sungguh-sungguh.
Menurut Gamawan, IPDN sejak tahun lalu terus berbenah diri dengan dibukanya program Doktor Ilmu Pemerintahan. Ini menunjukan kepercayaan yang tinggi telah diberikan Pemerintah kepada IPDN.
“Ini yang pertama dan satu-satunya Institut yang diberi kepercayaan untuk menjalankan program Strata 3,” ujar mantan Gubernur Sumatera Barat.
Mendagri pun mengajak para civitas dan semua pengajar di IPDN untuk terus berbenah diri demi peningkatan kualitas proses pendidikan sehingga nama IPDN semakin termasyur kemana-mana.
Kepada para Praja yang mengikuti pendidikan, Mendagri minta, untuk menjauhkan segala bentuk kekerasan di kampus IPDN. “Hentikan kekerasan di kampus ini, tebarkan kasih sayang, bangun spirit sayang menyayangi dan saling hormat menghormati. Karena saudara didik disini bukan untuk berperang tetapi untuk mengayomi dan membimbing masyarakat nantinya,” jelas Gamawan.
Bagi para mahasiswa yang masih melakukan kekerasan, ungkap Mendagri, akan dikenakan sangsi yang keras. “Tidak ada toleransi bagi siswa yang melakukan tindak kekerasan,” tegasnya.
Karena itu, bagi para lulusan IPDN diminta untuk tidak pernah berhenti belajar hingga akhir hayat, karena perkembangan zaman terus berubah.
Sebelumnya, Rektor IPDN DR H Suhajar Diantoro MSi mengatakan, wisudawan yang dilantik hari ini sebanyak 1541 orang yang terdiri dari Program D4 sebanyak 1241 orang, dengan predikat pujian 205 orang, predikat sangat memuaskan 1052 orang, predikat memuaskan 4 orang dan 3 orang ditunda kelulusan.
Sementara untuk program S1 sebanyak 198 orang, dengan predikat pujian 132 dan predikat sangat memuaskan 66 orang. Untuk Program Pasca Sarjana sebanyak 82 orang dengan predikat Cum Laude sebanyak 7 orang, 27 orang dengan predikat sangat memuaskan dan 48 orang dengan predikat memuaskan.
Setelah itu Mendagri menyerahkan penghargaan kepada lulusan terbaik program D4 kepada Ardi Kasmono dari Nganjuk Jawa Timur nilai IPK 3,819 dengan predikat ‘Dengan Pujian’ menerima piagam Kartika Sapta Abdi Praja I, dan program S1 kepada Ayu Ika Sulistyaningrum dari Malang Jawa Timur nilai IPK 3,815 dengan predik ‘Dengan Pujian’ menerima piagam Kartika Pradnya I serta program S2 kepada Alfian Lewenussa dari Maluku nilai IPK 3,88 dengan predik ‘Cum Laude’.
Dari sepuluh nama-nama wisudawan terbaik program S1, nomor urut lima diraih Praja asal Sulawesi Utara, Jifvy Magdalena Dina Paomey asal Tomohon dengan predikat ‘Dengan Pujian’ mendapat penghargaan Piagam Kartika Pradnya V dengan IPK 3.800.
Direktur IPDN Sulut Dra Rosje Kalangi Msi menuturkan, memberi apresiasi kepada keberhasilan Jifvy Magdalena Dina Paomey sehingga memperoleh rangking 5. “Ternyata Jifvy bersaudara tiga orang jebolan dari IPDN dan semuanya berprestasi,” kata Rosje.



















