
Manado- Nilai transaksi Pasar Lelang Komoditi Agro (PLKA) di provinsi Sulawesi Utara (Sulut) telah melampaui yang ditargetkan di Tahun 2013.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut, Olvie Atteng melalui Dinas Perdagangan Dalam Negeri, Hanny Wajong mengatakan di tahun 2013 nilai transaksi PLKA di Sulut ditargetkan sebesar Rp74 M.
“Sampai kegiatan PLKA ke-8 ini sudah melampaui yang ditargetkan yakni sudah mencapai Rp80 M,” kata Wajong.
Katanya, sampai akhir tahun juga pihaknya masih akan melakukan dua kali kegiatan PLKA.
“Tahun ini PLKA hingga 10 kali,” katanya.
Ia mengatakan dalam PLKA ke-8 ini, nilai transaksi mencapai Rp19 M.
“Komoditi yang paling mendominasi yakni jagung dengan nilai transaksi mencapai Rp18 M atau 93 persen dari keseluruhan transaksi,” jelasnya.
Dalam PLKA ke-8 ini juga telah ditransaksikan komoditi cengkih, beras, gula merah, ayam kampung, ikan betutu, ikan nila, ikan nike, jagung, kacang telur, kentang, gabah, salak biji, telur itik.
“Kami berharap jenis barang yang akan ditransaksikan bisa lebih banyak, karena masih banyak permintaan pasar yang belum bisa dipenuhi dalam ajang PLKA,” jelasnya.(Nancy)




















