
Manado – Bank Indonesia (BI) melatih pejabat dan staf Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Sulawesi Utara (Sulut) dan Gorontalo agar fokus menyalurkan kredit produktif.
Kepala Kantor BI Perwakilan Sulut, Luctor Tapiheru mengatakan kegiatan pelatihan kepada BPR ini merupakan bagian dari pelaksanaan kegiatan bantuan teknis pengembangan UMKM oleh BI.
“Hal ini dimaksud untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan serta mendorong BPR dalam menyalurkan kredit atau pembiayaan kepada UMKM,” jelasnya dalam pelatihan micro banking credit assessment kepada pejabat dan staf/AO BPR se-Sulut dan Gorontalo, Senin (25/11).
Katanya, pelatihan ini akan difokuskan pada pengembangan pengetahuan dan skills para peserta seputar ‘micro banking credit assessment’.
“Untuk mengoptimalkan hasil pelatihan, para peserta akan dibekali dengan kombinasi aspek teknis pengetahuan dan skills dalam pemberian kredit UMKM dan aspek non teknis seperti motivasi, mental dan soul of intra-preneur understanding,” jelasnya.
Katanya, pelatihan ini juga telah dirancang dengan melibatkan para trainers yang handal dan kompeten dibidangnya yaknu dari LPPI.
“Peserta pelatihan diharapkan akan memiliki mental, pengetahuan dan skills yang handal dalam meningkatkan keterampilan dalam menganalisis kredit terutama kredit produktif (modal kerja dan investasi),” katanya.
Fokus pada kredit produktif, katanya dapat mendorong terciptanya multiplier effect bagi pertumbuhan UMKM dan pembangunan ekonomi dimana BPR itu beroperasi pada umumnya.
“Diharapkan dapat lebih meningkatkan kontribusi di kalangan perbankan untuk membangun Daerah Nyiur Melambai,” katanya.
Pelatihan ini diikuti oleh sekitar 40 peserta yakni dari BPR di Sulut dan Gorontalo.(Nancy Tigauw)




















