by

Abaikan Rekomendasi Sekprov, Pasiak Tuding Pansel KPUD Talaud Tidak Fair

Manado – Meski telah mengantongi izin atasan dalam hal ini Sekretaris Provinsi Sulut, Theodorus Pasiak salah satu pelamar seleksi calon anggota KPUD Talaud dinyatakan tidak lulus berkas.

Pasiak terganjal surat izin dari pejabat pembina kepegawaian karena statusnya sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Mantan aktifis mahasiswa Bumi Porodisa ini merasa dirugikan oleh tim seleksi KPUD Talaud 2024-2029. Ia menilai, timsel tidak transparan dan tidak fair pada tahapan pendaftaran dan seleksi berkas.

“Sebagai pendaftar saya merasa tim seleksi menggugurkan saya secara sepihak karena status saya P3K di pemprov Sulut mengharuskan izin pejabat pembina kepegawaian. Padahal saya sudah memiliki izin dari Sekprov untuk mengikuti tahapan tersebut,” koarnya.

Menurutnya, menjadi yurisprudensi adalah seleksi Bawaslu Talaud yang lalu. Di mana ada pegawai pemprov yang dinyatakan lolos berkas dengan oknum timsel yang sama meski hanya mengantongi surat izin dari Sekretaris Provinsi.

“Ini tidak fair, masa ada pegawai pemprov waktu mendaftar dalam seleksi calon anggota Bawaslu Talaud lalu bisa lolos berkas meski hanya berdasarkan rekomendasi Sekprov. Sementara saya digugurkan. Padahal untuk seleksi di Bawaslu maupun KPUD Talaud ada Anggota Pansel yang orangnya sama,” sebut dia.

Ia menyayangkan waktu pendaftaran terlalu cepat, sebgai ASN susah untuk menemui Gubernur karena sedang dinas di luar kota. Mulai dari buka pendaftaran sampe tutup pendaftaran Gubernur lagi tugas luar. “Seharusnya rekomendasi Sekprov harus diterima karena Gubernur berhalangan,” ujarnya.

Pasiak mengaku akan melawan Timsel calon anggota KPUD Talaud yang menurutnya tidak fair.

“Saya akan menempuh jalur hukum lewat PTUN Manado. Saya akan menggugat keputusan Pansel yang tidak adil ini,” imbuhnya.

Comment

Leave a Reply

News Feed