Manado – Di Dermaga Marina Bay, Manado, sebuah pertunjukan luar biasa terjadi, dua kapal layanan kesehatan bergerak resmi diluncurkan untuk membawa rumah sakit terapung ke pelosok Sulawesi Utara.
Inovasi ini merupakan hasil sinergi Kementerian Dalam Negeri bersama BNPP dan BAZNAS RI yang menyerahkan armada kesehatan ini kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud dan Kepulauan Sangihe.
Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, menggambarkan kapal ini bukan sekadar moda transportasi, melainkan “jembatan harapan” bagi masyarakat di daerah 3T — Tertinggal, Terdepan, dan Terluar.
Kapal rumah sakit ini diharapkan bisa memangkas angka kematian ibu dan anak sekaligus meningkatkan akses kesehatan untuk daerah yang geografisnya menantang.
Momen penyerahan simbolis ini dihadiri Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn.) Tito Karnavian dan Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad.
Mereka menyaksikan langsung bagaimana kolaborasi lintas lembaga ini membawa layanan kesehatan merambah hingga tepian pulau-pulau terpencil Sulawesi Utara.
Kehadiran rumah sakit terapung ini menjadi bukti bahwa sinergi pemerintah dan lembaga sosial bisa menciptakan perubahan nyata, menjembatani jarak dan waktu supaya harapan terhadap kesehatan merata hingga ke ujung negeri.
Kapal Layanan Kesehatan Bergerak ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antar lembaga dapat membawa perubahan besar, membawa layanan kesehatan dari kota ke pulau-pulau terpencil di Sulawesi Utara.



















