
Informasi dari sumber kepada cybersulutnews.co.id, kawasan Mangga Besar di Ibu Kota dan beberapa tempat lokalisasi plus Spa, Massage dan Sauna menjadi tempat favorit para oknum pejabat di Sulut untuk memuaskan nafsu birahi menyimpang mereka.
Tak tanggung-tanggung, para oknum pejabat “hidung belang” ini ke Ibu Kota Jakarta menggunakan dana APBD.
“Selain kunjungan kerja, biasanya mereka ke Jakarta memasuki awal berjalannya anggaran APBD maupun akhir tahun saat menghabiskan anggaran. Selain PNS biasa sampai oknum pejabat berkelas, baik oknum Kasubag, oknum Kabag, maupun oknum Sekretaris Daerah (Sekda/Sekot) sampai oknum wakil bupati, serta para oknum anggota dewan tercatat pernah mencicipi tubuh para PSK di lokalisasi terselubung berbungkus Hotel, Spa, Shiatsu dan Karaoke,” ungkap sumber.
Menurut sumber, terkait prostitusi, baik yang terang-terangan di lokasi prostitusi (lokalisasi, red), di jalanan seperti Jalan Gajah Mada dan Hayam Wuruk dan di lokasi terselubung tersebut. Tempat prostitusi yang terselubung dan berbungkus hotel, spa, shiatsu dan karaoke seperti Alexis, Malioboro, Illigal, Stadium, Millenium, Sumo, Kingcross, Classic, Rajamas, Monggomas, MTR dan lainnya masih terus berlangsung sampai saat ini.
Konsumennya adalah pria-pria hidung belang dari kelas menengah ke atas, sebab harga wanita penghibur di tempat-tempat ini relatif mahal, yang tak ketinggalan adalah mereka oknum-oknum pejabat di Sulut. Wanita penghibur lokal dari kota-kota di pulau Jawa harus bersaing dengan wanita penghibur dari manca negara, antara lain berasal dari Rusia, Uzbekistan, Spanyol, Meksiko, China daratan atau Tiongkok (cungkok), Thailand, Filiphina dan Australia. Untuk wanita penghibur lokal dihargai antara Rp 300.000 – Rp 800.000 per 2 jam, dan untuk wanita penghibur interlokal (Pustun) dihargai antara Rp 1.500.000 – Rp 2.000.000 per 2 jam.
Kepada cybersulutnews.co.id (CSN), sumber mengungkapkan adanya beberapa foto yang diduga para oknum pejabat di salah satu kota dan kabupaten di Sulut yang lagi asik bersama perempuan binal atau PSK kelas atas di prostitusi atau lokalisasi terselubung berbalut Hotel, Spa, Shiatsu dan Karaoke.
Ada beberapa tempat favorit yang sering dikunjungi oknum pejabat nakal seperti Alexis hotel di bilangan Ancol berseberangan dengan Hailai (dulu namanya Hotel Grand Ancol, red).
Dimana dalam foto oknum pejabat Sulut nakal diduga adalah di Hotel Alexis yang terbagi, lantai 5 yang merupakan room karoeke yang didesain sangat apik tempat Short Time saja. Lantai 7 whirpool longue dengan desain sangat bagus terasa di Taman Firdaus. Diduga foto yang ada di redaksi cybersulutnews.co.id merupakan foto-foto di lantai 7 tersebut dengan kolam renang sangat menarik menambah fantasi seksual. Sebab, di Longue bisa melihat dan memilih koleksi perempuan seksi dari lokal sampai import.
“Para oknum pejabat menggunakan fasilitas di Whirpool dan Sauna, sebelum bercinta dengan para PSK pilihan mereka. Karena jelas sekali latar belakang dalam foto-foto itu, namun kita praduga tak bersalah dahulu,” jelas sumber yang siap membeber mengenai foto-foto yang diberikan ke redaksi CSN tersebut yang diambil sekitar 3 atau 4 tahun lalu, sembari menyambung hotel Malioboro yang juga lokalisasi terselubung, Sumo, Kingcross, Classic dan tempat prostitusi sudah sangat dekat dengan para oknum pejabat hidung belang Sulut.
Berdasarkan hal ini Ketua Federasi Buruh Indonesia (FBI) Sulut, Hari Lesar menyatakan siap memback-up media yang akan mengungkap kebobrokan mental dari oknum pejabat nakal di Sulut.
“Silahkan beberkan saja, kita siap untuk membela wartawan dan media. Karena fakta tidak bisa kita sembunyikan begitu saja,” ungkap mantan Ketua Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Sulut yang sudah bermetamorfosis menjadi Federasi Buruh Indonesia ini.
Setali tiga uang diungkapkan Sekretaris DPD Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) Sulut, Franny Sengkey yang begitu berang mendengar adanya oknum pejabat Sulut nakal.
“Ayo kita berani beber, supaya mata publik bisa jelas melihat ketimpangan moral pejabat kita !,” tukasnya. (tim)

























