Minahasa – Belakangan ini, marak berkeliaran oknum-oknum yang memanfaatkan nama Bupati Minahasa Ir Royke Oktavian Roring MSi (ROR) dan Wakil Bupati Robby Dondokambey SSi (RD), untuk kepentingan pribadi, seperti menjual belikan atau menjadi calo jabatan atas nama ROR-RD.
Para oknum ini disinyalir bergerilya kepada siapa saja ASN di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, yang menurut mereka sudah layak menuduki jabatan namun belum juga mendapat kesempatan atau kepercayaan pimpinan, untuk dijadikan korban.
Modus para calo jabatan ini adalah mengiming-imingi para targetnya dengan jabatan, dengan mencatut nama ROR-RD, kemudian meminta sejumlah uang kepada calon korban dengan alasan atas petunjuk pimpinan, agar sudah bisa diakomodir.
Menanggapi hal ini, Bupati ROR ketika diwawancarai Cynersulutnews.co.id, Jumat (26/10) siang, menegaskan kepada seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, agar tidak mudah tertipu dengan hal tersebut. Menurutnya, dirinya bersama Wabup RD tidak pernah memberikan petunjuk-petunjuk semacam itu dalam pemerintahan mereka.
“Kembali saya ingatkan kepada siapa saja, baik Kepala-kepala SKPD, Camat, Hukum Tua, Lurah, Kepala-kepala Sekolah SD dan SMP, tolong jangan melayani oknum-oknum yang membawa bawa nama ROR-RD,” tandasnya.
“Saya menghimbau kepada guru-guru, apakah itu Kepala Sekolah maupun calon Kepala Sekolah di tingkat SD maupun SMP, apabila ada iming-iming jabatan yang ditawarkan oknum, baik dari pihak siapa saja yang membawa-bawa nama ROR-RD dengan imbalan uang, jangan percaya. Kalau ada, bila kedapatan silahkan lapor, baik itu oknum ASN ataupun oknum diluar ASN,” tandas Bupati ROR disela-sela kunjungan upacara ziarah di Makam Bupati Minahasa Periode 1993-1998 Alm Drs Karol Lasut Senduk, di Kakaskasen-Tomohon.(fernando lumanauw)




















