Advetorial: Menkum-HAM RI Yasonna Laoly Buka SMSI ke-78 GMIM Tahun 2016 di Minahasa

Kedatangan Menkum-HAM DR Yasonna LAoly MSc yang disambut Waraney dan Wulan Minahasa 2015 dengan pengalungan bunga Cengkih.
Kedatangan Menkum-HAM DR Yasonna LAoly MSc yang disambut Waraney dan Wulan Minahasa 2015 dengan pengalungan bunga Cengkih.
Para Pelsus BPMS GMIM.
Para Pelsus BPMS GMIM.

Minahasa – Pelaksanaan Sidang Majelis Sinode Istimewa (SMSI) ke-78 GMIM tahun 2016 tentang Perubahan Tata Gereja GMIM dan Penetapan  Kredo GMIM, yang dihadiri ribuan warga GMIM, berlangsung khidmat dan meriah yang dibuka secara resmi pelaksanaannya oleh Menteri Hukum dan HAM (Menkum-HAM) RI Dr Yasonna Laoly SH MSc, bertempat di gedung Wale Ne Tou Tondano, Selasa (17/05).

Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi selaku Ketua Panitia SMSI ke-78 GMIM tahun 2016 saat menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh undangan yang hadir.
Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi selaku Ketua Panitia SMSI ke-78 GMIM tahun 2016 saat menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh undangan yang hadir.

Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi selaku Ketua Panitia SMSI GMIM 2016 ini terlebih dahulu menyambut Menteri Laoly dan para tamu serta seluruh peserta yang hadir.  Dalam sambutan selamat datangnya,  JWS mengatakan,  Minahasa untuk kedua kalinya menggelar SMSI GMIM yang merupakan pengharagaan yang diberikan Sinode GMIM. Untuk itu terima kasih atas kepercayaan ini dan selamat datang kepada Menkum-HAM Yasonna Laoly dan seluruh tamu undangan yang telah berkesempatan hadir dan akan membuka kegiatan ini. Ini merupakan kali pertama SMSI GMIM dihadiri dan dibuka langsung oleh Menteri, sehingga ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga GMIM,” ujar JWS sembari juga bersyukur bersyukur karena ini dalam SMSI GMIM boleh dirangkaikan dengan MoU antara Gubernur Sulut dan 15 Kepala Daerah Kabupaten/ Kota di Sulut, juga tanggal dimana ditetapkannya sebagai lahirnya Pancasila.

Wakil Ketua BPMS GMIM Pdt Petra Rembang MTh saat memimpin ibadah pembukaan.
Wakil Ketua BPMS GMIM Pdt Petra Rembang MTh saat memimpin ibadah pembukaan.

Selanjutnya, pembukaan SMSI ke-78 GMIM 2016 ini kemudian diawali dengan ibadah agung dipimpin Wakil Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode GMIM Pdt Petra Rembang MTh. Dalam khotbahnya yang terambil dalam Injil Matius 16 : 13-20, Pdt Petra Rembang mengatakan, sejak gereja mula-mula berdiri, kebutuhan, rintangan dan halangan sudah mewarnai perjalanan gereja walaupun gereja kemudian tetap berdiri dan berkembang sampai ke ujung bumi. Hal ini membuktikan bahwa semakin gereja dihambat semakin dia merambat.

“Dalam pembacaan di Kitab Matius ini, terjadi momen yang krusial saat Yesus berjalan ke Yerusalem untuk menggenapi nubuatan janji penyelamatan.  Yesus ingin memastikan kepada murid-murid agar mengetahui dan memahami siapakah Dia yang sebenarnya. Yesus mau murid-murid-Nya mengetahui dirinya secara benar dan tepat, bahwa Dia-lah Mesias,” ujarnya, sembari menambahkan bahwa kesempatkan berkumpul yang diperkenankan oleh Tuhan sebagai Kepala gereja dalam SMSI GMIM 2016 ini untuk menggumuli tugas dan tanggung jawab gereja baik secara internal maupun external.

Dirjen Bimas Kristen Odita Hutabarat saat membawakan sambutan.
Dirjen Bimas Kristen Odita Hutabarat saat membawakan sambutan.

Dirjen Bimas Kristen Odita Hutabarat, dalam kesempatan sambutannya meminta kiranya SMSI ini bukan hanya sekedar memperbaiki Tata Gereja tetapi terus memperbaharui diri sebagai Gereja yang ada di tengah Dunia.

“ Ada semboyan dari Tokoh Reformasi Gereja dimana Gereja  tidak bisa diam saja namun harus memperbaharui diri dan pembaharuan itu harus selalu di sesuaikan dengan kehendak Tuhan yang di mulai dengan pembaharuan budi sehinga seluruh upaya Sinode GMIM akan di berkati Tuhan. Kiranya sidang sinode yang di adakan ini akan menghasilkan langkah-langkah strategis dan kesepakatan yang berdasarkan Firman Tuhan dan kiranya sinode GMIM dapat terus meningkatkan pelayananya dan Provinsi Sulawesi Utara akan lebih di kenal dengan semboyan Torang Samua Basudara. Provinsi Sulawesi Utara akan menjadi contoh bagi Provinsi lainya karena disinilah Kristus hadir,” ujarnya.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey saat membawakan sambutan.
Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE saat membawakan sambutan.

Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Olly Dondokambey SE juga mengatakan, pihaknya  mengharapkan kiranya kerja sama gereja dan pemerintah selalu jalan beriringan dalam mensejahterakan rakyat.

“Harapan kami, Gereja dan Pemerintah selalu berjalan beriringan demi rakyat Sulawesi Utara yang kita cintai ini. Pemerintah adalah perpanjangan tangan gereja di dalam menjalankan tugas pemerintahan untuk mensejahterakan rakyat , yang di dalamya ada GMIM yang merupakan organisasi gereja besar Sulut dan di Negara tercintah Republik indonesia,” ujar Gubernur.

Lanjut dikatakan Dondokambey, perkembangan dunia telah memperhadapkan  gereja pada suatu kondisi pelayanan yang semakin berat dan kondusif. Sehingga, gereja dituntuk untuk melakukan yang baru dalam penataan dan pembenahan diberbagai aspek agar tatanan umat Tuhan tidak terbuai dengan kondisi yang menyebabkan kualitas iman jemaat semakin memudar yang membuat motifasi memuji Tuhan menurun yang pada akhirnya dapat merusak kualitas pengikut Yesus.

Advetorial SMSI 6

“Gereja harus berkompetisi dan mampu mencarikan solusi yang kongkrit dalam setiap pelayanan gerejawi. Saya berharap GMIM terus berkompetisi aktif serta mampu membina kerja sama yang baik antara Pimpinan Sinode sampai ke jemaat.” Pungkasnya.

Sementara, Menkum-HAM Yosanna Laoly  dalam sambutannya mendorong warga GMIM bisa bersama dalam membasmi peredaran Narkoba yang saat ini tengah meneror penduduk Indonesia bukan saja orang dewasa tapi juga dikalangan anak- anak remaja, dimana banyak diantaranya mulai terpengaruh barang haram tersebut.

Menkum-HAM RI DR Yasonna Laoly MSc saat membawakan sambutan.
Menkum-HAM RI DR Yasonna Laoly MSc saat membawakan sambutan.

“Indonesia saat ini menjadi pasar utama pengedar narkoba di dunia dan sasaranya adalah anak -anak . Ini tentunya ancaman terbesar bagi generasi muda kita kedepan. Bila hal ini tidak diperangi bersama-sama termasuk gereja,  maka ini akan merusak masa depan bangsa. Untuk itu, sangat diperlukan peran gereja bersama pemerintah dalam mengantisipasi hal ini melalui mimbar- mimbar  gereja maupun program-program pelayanan  gereja, yang tujuannya menyadarkan jemaat kita ikut memerangi narkoba dan kita tidak boleh diam,” terang Mentri.

Jajaran Forkompimda Sulut dan tamu undangan lainnya yang hadir.
Jajaran Forkompimda Sulut dan tamu undangan lainnya yang hadir.

“Sekali lagi, gereja harus berperan aktif dalam memerangi narkoba dan kejahatan lainya. Gereja harus berperan penting dalam menangkal penyakit masyarakat ini. Selain itu, gereja yang juga sebagai pengemban misi pendidikan dan kebudayaan,  jangan terpaku dan terjebak pada persoalan birokrasi dan perebutan jabatan, namun harus terus mereformasi diri. Saya yakin GMIM akan mampu menjawab melalui perubahan Tata Gereja dan Penetapan Kredo GMIM sebagai jawaban tantangan umat dewasa ini,” tandasnya.

Wakil Bupati Minahasa Ivan SJ Sarundajang (batik abu-abu) bersama jajaran Kepala Daerah di Sult.
Wakil Bupati Minahasa Ivan SJ Sarundajang (batik abu-abu) bersama jajaran Kepala Daerah di Sult.

Dalam kegiatan ini juga dirangkaiakan dengan penandatanganan MoU penyusunan Ramperda  antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara bersama Kepala Daerah Bupati dan Walikota di Sulawesi Utara. Kemudian, acara yang juga dihadiri Forkopimda Sulut, Para Bupati dan Wakil Bupati se Sulut beserta Walikota dan Wakil Walikota se-Sulut, Forkopimda Minahasa, Wakil Bupati Minahasa, Ivan SJ Sarundajang, para anggota DPRD Minahasa Uskup Manado dan Pemuka Agama lainya, juga undangan lainnya ini di suguhi persembahan Musik Kolintang dipimpin Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi.

Persembahan iringan Musik Kolintan oleh Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi.
Persembahan iringan Musik Kolintan oleh Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi.
Pelsus GMIM.
Pelsus GMIM.

Selanjutnya, acara kemudian langsung dilanjutkan dengan kegiatan SMSI yang langsung dipimpin Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode GMIM Pdt DR HWB Sumakul. (fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan