Minahasa – Hingga akhir Agustus 2016 lalu, realisasi penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Samsat Tondano, telah mencapai Rp 34.942.405.500 atau 64,56 persen, dari target Rp 54 Miliar untuk tahun 2016 ini.
Meski demikian, Kepala UPTD Samsat Tondano Drs Ferdinand Sumarauw MSi, ketika ditemui Cybersulutnews.co.id, Kamis (08/09) mengatakan, nilai tersebut belum mencapai target yang diharapkan untuk akhir Agustus yakni mencapai 66,67 persen atau Rp 36.084.992.667.
“Memang disadari untuk pencapain hingga akhir Agustus ini belum mencapai nilai yang menjadi target kami. Karena dari target sebesar 66,67 persen, baru 64,56 persen yang bisa dicapai,” kata Sumarauw didampingi Kepala Seksi Penetapan dan Penerimaan PKB/BBN-KB Djefri Sangor.
Sementara, target PAD di UPTD Samsat Tondano terus mengalami kenaikan dari tahun ke tahun. Tahun 2014 silam, dari total target Rp 50.475.783.288, yang dicapai melebihi target yakni sebesar Rp50.716.227.420. Sedangkan, untuk target 2015 sebesar Rp 53.363.964.000, hanya bisa dicapai Rp 53.336.998.388.
Meski demikian, ditahun 2016 ini, target UPTD Samsat Tondano naik menjadi Rp 54 Miliar.
“Kami terus berupaya agar target ini bisa dicapai. Kami memohon dukungan masyarakat dengan cara taat dalam membayar pajak kendaraan bermotor, karena hasil dari PAD ini juga sebagian untuk pembangunan infrastruktur di Minahasa,” kata Sumarauw.(fernando lumanauw)





















