Akhir Kepemimpinan ,”Pembangkangan” SKPD Terpa Bupati Minut

Minut—Memasuki akhir masa jabatan di 2015, Bupati Minut Drs Sompie Singal MBA, sudah sewajibnya mewaspadai setiap kinerja jajarannya.

Pasalnya, diduga mulai ada aroma “pembangkangan” beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), dengan cara tidak memperdulikan program kerja yang ada.

Salah satunya, mengenai kurang pedulinya SKPD terhadap piala Adipura yang menjadi andalan Minut dalam kebersihan.

Hal ini terungkap, dari sejumlah pejabat yang namanya enggan dipublikasikan. Menurut mereka, kondisi yang terjadi saat ini tengah melanda masa akhir kepemimpinan bupati.

“Salah satunya, adanya SKPD yang terkotak-kotak, akibatnya koordinasi antara pimpinan SKPD seperti tidak jalan lagi. Akibatnya nyata, dimana program pembangunan di tahun 2015 terkena imbasnya,” tutur mereka.

Informasi yang dirangkum dari sumber terpercaya, “pembangkangan” yang terjadi baru mencuat belakangan ini.

Itu terlihat dari adanya beberapa proyek pembangunan sarana umum berjalan sangat lambat, belum lagi keterlambatan pencairan dana Tunjangan Kinerja Daerah (TKD), Alokasi Dana Desa (ADD), dan Tunjangan Perangkat Aparat Pemerintah Daerah (TPAPD).

“Kalian bisa lihat kan, akhir-akhir ini roda pemerintahan seperti hanya berjalan di tempat,” ucap sumber yang meminta namanya disimpan.

Asisiten I Bidang Pemerintahan Ir Ronny Siwi ketika dimintai tanggapan soal adanya dugaan “pembangkangan” SKPD terhadap bupati tak menampiknya.

Menurut Siwi, masalah itu sudah diseriusi dan menginstruksikan SKPD fokus terhadap kinerja yang telah diprogramkan.

“Gejala seperti itu mulai terlihat. Makanya, menyangkut koordinasi berjenjang terus dimaksimalkan, dan SKPD wajib mematuhi semua instruksi yang disampaikan bupati,” tegas Siwi, Senin (20/04/2015).

Tentunya, kondisi ini menjadi tanda awas, bupati harus secepatnya bergerak dan tidak bekerja sendiri melakukan pembenahan.

“Bupati harus menseriusi masalah ini. Karena jika tidak, bakal menjadi mimpi buruk, dan imbasnya berpengaruh terhadap tingkat kepercayaan masyarakat atas kepemimpinan yang dijalankan bupati,” jelas tokoh masyarakat Minut Efraim Lengkong.(ecanamangge)

Tinggalkan Balasan