Angka Kemiskinan di Minsel Naik, Tumiwa Sebut Manipulasi

Tak Berkategori

Minsel – Angka kemiskinan di Kabupaten Minsel, ternyata naik di tahun 2013, berjumlah 19.517 warga. Sebelumnya pada tahun 2009 warga miskin Minsel capai 9.874, ini pun sesuai dengan data untuk penerimaan Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM), maka ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Boy Tumiwa, mempertanyakan tingginya angka kemiskinan di daerah ini.

Hal ini dikatakan Boy Tumiwa kepada wartawan CSN, karena dirinya kaget, begitu cepat naiknya angka kemiskinan di Minsel, kemungkinan menurut Boy, adanya  kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), ataupun adanya manipulasi angka kemiskinan.

“Saya terkejut dengan jumlah warga yang menerima BLSM. Sebab, berkorelasi dengan kinerja dari pemerintah saat ini, mengapa peningkatan penduduk miskin sangat besar ? Bisa dikatakan bila angka itu benar, selama ini pemberian bantuan disemua kriteria mulai dari pertanian, perikanan hingga sosial tidak tepat sasaran. Sebab, jika bantuan itu tepat, tentu dapat menekan jumlah angka kemiskinan bukannya malah meningkat seperti ini,” jelas Tumiwa.

Kata dia, jangan sampai dalam pendataan, dilakukan laporan yang tidak tepat. “Bisa terjadi manipulasi data yang berakibatkan penggelembungan jumlah penduduk miskin, BLSM itu akan salah sasaran,” tukasnya.

Untuk itu Tumiwa mengharapkan, adanya perbaikan pendataan disertai juga penyaluran BLSM yang tepat sasaran.

Ditempat terpisah sejumlah warga yang ada di daerah ini sangat merespon dengan apa yang dikatakan ketua DPRD daerah Minsel, karena jika dilihat perkembangan kemiskinan sangat tinggi.

“Apakah memang angka tersebut betul atau memang ada rekayasa, lihat saja perbandingan tahun 2009 dan tahun 2013, sangat tinggi naiknya angka kemiskinana di daerah ini,” tanya beberapa masyarakat yang ada di Minsel.

Tinggalkan Balasan