ASN dan Kumtua Terlibat Kampanye, KPU: Silakan Laporkan

Minahasa – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Minahasa siap menerima laporan dari masyarakat bila ada Aparat Sipil Negara (ASN), Hukum tua (Kumtua) dan Perangkat Desa yang terlibat dalam kampanye mendukung salah satu pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara tahun 2015 ini.

Hal tersebut dikatakan Ketua KPU Minahasa, Meidy Y Tinangon SSi MSi, melalui Komisioner KPU Minahasa Divisi Hukum dan Teknis, Dicky Paseki SH MH, kepada Cybersulutnews.co.id, Rabu (26/08).

Ketentuan larangan bagi ASN, Kumtua dan Lurah, serta Perangkat Desa dalam kampanye mendukung pasangan calon menurut Paseki telah diatur dalam pasal 68 ayat 2 Peraturan KPU (PKPU) nomor 7 tahun 2015.

“Bahkan khusus ASN juga, larangannya dipertegas dengan edaran MENPAN-RB, Yuddy Chrisnandi, nomor B/2335/M.PANRB/07/2015 tentang netralitas ASN,” terang Paseki.

Lanjut dijelaskannya, selain larangan terlibat dalam kampanye, pejabat negara, pejabat struktural dan fungsional dalam jabatan negeri serta ASN lainnya, dilarang mengadakan kegiatan yang mengarah pada keberpihakan terhadap pasangan calon, baik sebelum, selama dan sesudah masa kampanye, meliputi pertemuan, ajakan, imbauan seruan atau pemberian barang kepada ASN dalam lingkungan kerjanya, anggota keluarga, dan masyarakat.

“KPU Minahasa punya kewenangan menerima laporan dan menindak lanjuti laporan tersebut untuk penindakan, selain Panwas dan Bawaslu. Untuk itu, KPU Minahasa siap menerima laporan masyarakat atas segala bentuk pelanggaran kampanye secara tertulis, dilampiri fotocopy identitas pelapor dan bukti pendukung,” ujarnya.

Sementara, untuk tahap kampanye pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut 2015 ini, akan dimulai besok (Kamis, red). Untuk memantapkan koordinasi kampanye ini, hari ini (Rabu, red) bertempat di ruang rapat Kapolres Minahasa, dilaksanakan koordinasi kampanye antara KPU Minahasa, Panwas Minahasa, Polres Minahasa dan Satpol PP Minahasa.(fernando lumanauw)

Leave a Reply