
Manado – Ketua Komite Olahraga Nasional (KONI) Sulut, Oly Dondokambey membuka Kejuaraan nasional bertajuk Kawanua Karate Open Tournament 2015, Kamis (5/11) malam tadi, bertempat di GOR Arie Lasut Kayuwatu Manado.
Dalam sambutannya, Oly mengungkapkan apresiasi terhadap Pengda Forki Sulut di bawah kendali Jemmy Ringkuangan yang boleh menggelar turnamen berskala nasional. Ia mengaku bangga karena beberapa pengda caabang olahraga di Sulut aktif melakukan iven.
”Banyak kegiatan olahraga di wilayah Sulawesi utara mulai berjalan dengan baik. Beberapa bulan terakhir ini iven olahraga begitu marak, seperti, lomba pacuan kuda, lomba karate, paralayang serta banyak iven terbuka yang kita laksanakan di provinsi sulawesi utara tercinta kita ini,”ungkap Dondokambey.
Sebagai ketua KONI, Oly berharap ke depan topangan pemerintah dan semua pihak terkait bagi kegiatan pembinaan olahraga akan lebih meningkat.
”Karena kita tahu persis bahwa olahraga itu bagian dari pada pembangunan jiwa atau pembangunan manusia seutuhnya Indonesia,” tandasnya.

Ketua Pengprov Forki Sulut, Jemmy Ringkuangan mengatakan kejuaraan ini digelar sebagai bentuk tanggung jawab moral Forki Sulut terhadap peningkatan prestasi atlet karate di daerah ini. Menurutnya event ini adalah bagian dari pembinaan berjenjang di samping kejuaraan-kejuaraan lain demi untuk meningkatkan kualitas dan prestasi karateka Sulut di kejuaraan nasional dan internasional.
“Kawanua Karate Open Tournament 2015 ini merupakan iven berskala nasional pertama kali dilaksanakan setelah saya dipercayakan sebagai Ketua Pengda Forki beberapa bulan lalu. Ini juga sebagai jawaban akan kerinduan para karateka Sulut untuk bertanding mengembangkan kemampuan,” ujarnya.
Ringkuangan melanjutkan, kejuaraan karate seperti ini terakhir digelar tiga tahun lalu saat piala Mendagri.
“Waktu itu saya sebagai ketua panitia. Dan saat ini, saya sebagai Ketua Forki, kembali digelar kejuaraan nasional kawanua karate open tournament,” Kata Ringkuangan.
Lanjut Ringkuangan berharap ke depan, karate di Sulut, melalui binaan FORKI terus memberikan yang terbaik serta menghasilkan karateka-karateka muda yang handal bagi nusa dan bangsa, lebih khusus mengharumkan nama bumi Nyiur Melambai Provinsi Sulawesi Utara dikancah nasional maupun internasional.
Sementara itu, Penjabat Gubernur Sulut, DR Soni Sumarsono, dalam sambutannya yang dibacakan oleh, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Drs. M.M Onibala menyampaikan Karate atau Karate-do merupakan salah salah seni bela diri timur, dimana pada jaman dahulu , hanya bersifat untuk mempertahankan diri dari gangguan binatang buas dan alam sekitar.
‘’Di Indonesia sendiri olahraga karate terus dipelihara dan tumbuh kembangkan untuk bisa menjadi cabang olahraga kebanggan nasional. Dan sejauh ini, telah mampu menjadi andalan pada berbagai iven regional maupun internasional,’’ungkap Sumarsono.
Adapun Ketua panitia yang juga selaku Bendahara FORKI Sulut, Billy Lombok SH dalam laporannya mengatakan, kawanua open tournamen karate 2015, diikuti 486 atlet utusan 28 daerah se-Indonesia.
”Kita berharap melalui turnamen ini banyak atlet-atlet yang menjadi juara terbaik, sehingga nantinya mereka dapat bertanding di iven yang lenih besar lagi” kata Lombok.



















