Minahasa – Dalam rangka menyemarakkan iven Tong-Tong Fair di negeri kincir angin Belanda akhir Mei mendatang, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Minahasa, bakal memboyong Waraney dan Wulan Minahasa (WWM) pada pagelaran tersebut.
Kepada Cybersulutnews.co.id, Rabu (20/05), Kepala Disparbud Minahasa, Debby Bukara SE MSi mengatakan, pada iven ini, pihaknya akan berangkat beranggotakan 25 orang, untuk memenuhi undangan dari Kementrian Kebudayaan RI tersebut.
“Keikutsertaan tim WWM pada iven itu tak hanya akan membawa nama Minahasa dan Sulawesi Utara saja, tetap juga membawa nama Indonesia,” ungkap Bukara, sembari berjanji bila tim ini dipastikan akan tampil maksimal.
“WWM nanti akan mendapat kesempatan untuk tampil dua kali, yakni tanggal 27 dan 28 Mei. Tarian yang nantinya akan dipentaskan yakni Tari Maengket, Pisok, Katrili, Cakalele dan Tetengkoren,” terang Bukara, dengan harapan, tampilnya tim kesenian WWM di Belanda ini akan menarik wisatawan dan investor manca negara ke Minahasa.
“Selain mempromosikan kebudayaan Minahasa agar semakin dikenal, kami berharap adanya kunjungan turis dan investor ke Minahasa. Selain itu, penampilan WWM di Belanda ini juga dapat mengobati kerinduan warga Minahasa yang ada disana,” ujarnya.(fernando lumanauw)




















