
Manado – Kegiatan Pameran Pagelaran Seni dan Budaya Sulawesi Utara (Sulut) yang digelar pada 22-28 Oktober 2014, di Lion Hotel terus dimatangkan pelaksanaannya.
Ketua panitia Rajiv Jhosua Sahempa mengatakan, bahwa pada Jumat 10 Oktober seluruh peserta yang akan mengikuti kegiatan tersebut akan dilaksanakan technical meeting bertempat di taman budaya Provinsi Sulut. “Kegiatan ini selain diikuti sekolah-sekolah yang ada di kabupaten dan kota di Sulut, juga oleh masyarakat umum yang intinya peduli terhadap seni dan budaya di Nyiur Melambai,” kata Rajiv.
Menurut Rajiv, dalam memeriahkan kegiatan tersebut juga dilakukan pemilihan duta wisata, tarian daerah Sulut, dance competition dan Mading 4d. “Dari semua sekolah yang ada di Sulut, Eben Heazer begitu antusias dalam memeriahkan kegiatan, dengan peserta terbanyak dalam mendukung kegiatan ini,” ujarnya.
Lanjutnya, kegiatan ini akan mengambil tema “Generasi Muda Sulut Cinta Damai dan Anti Panah Wayer”. “Kami memberikan tema demikian karena generasi muda sudah seharusnya diarahkan pada kegiatan-kegiatan positif terutama seni dan budaya daerah. Selain memupuk kecintaan terhadap seni dan budaya daerah, juga generasi muda dapat mengerti keanekaragaman yang ada di masyarakat, sehingga begitu memaknai arti persatuan dan kesatuan dan hidup dengan cintai damai,” terang Rajiv yang mengaku masih singel ini.
“Kami panitia menyampaikan banyak terimakasih kepada pak Gubernur Sulut, walikota Bitung, Bupati Minsel, pihak Bank Sulut, dan semua peserta sekolah-sekolah maupun umum yang sudah ambil bagian dalam kegiatan ini,” ujarnya. (jenglen)




















