Manado – Guna memberikan pemahaman yang komprehensif tentang fungsi serikat pekerja media, sekaligus gambaran yang memadai tentang tantangan aktual yang dihadapi serikat pekerja media dan para aktifisnya, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Manado, Sabtu – Minggu (20 – 21/06), menggelar Workshop Serikat Pekerja Media.
Kegiatan yang disponsori oleh AJI Indonesia dan FNV (Federatie Nederlandse Vakbeweging) atau federasi serikat buruh Belanda.
“Ada beberapa tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan ini, termasuk memberikan panduan praktis tentang bagaimana mengorganisir serikat pekerja media, serta bagaimana menjadi aktivis serikat pekerja media,” ungkap Sekretaris AJI Manado, Fernando Lumowa didmpingi Ketua Bidang Tenaga Kerja AJI Manado, Ronny A Buol, Kamis (18/06/2015) semalam.
Menurut keduanya, hasilnya yang diharapkan dari kegiatan yang diberi label Training on Organizing the Unorganized, dengan tema “Pekerja Media Bersatu, Berserikatlah” itu adalah menghasilkan kader-kader yang akan menginisiasi berdirinya serikat pekerja di media.
“Diharapkan memang menghasilkan kader yang bisa mendirikan serikat pekerja media,”kata mereka.
Lumowa menuturkan berdasarkan pendataan yang dilakukan AJI Indonesia dan Federasi Serikat Pekerja Media (FSPM) Independen, hingga kini jumlah media yang memiliki serikat pekerja sekitar 38 di seluruh Indonesia. Dari jumlah itu, yang serikat pekerjanya aktif sekitar 24 serikat pekerja.
Kurang eksisnya pekerja media berserikat, lanjut mereka, boleh jadi kesadaran yang masih minim, serta masih lemah membangun sistem manajemen yang baik, kurang kecakapan mengorganisir, mengakomodir anggota, dan belum mumpuni dalam hal bernegosiasi.
“Situasi ini diperparah lagi oleh adanya resistensi, baik diam-diam atau terbuka, dari pemilik media. Nah melalui kegiatan ini kita akan membahas seluk beluk keberadaan serikat pekerja media,” terangnya.
Terkait pemateri yang akan dihadirkan adalah dari pengurus AJI Indonesia Yudhie Tirzano, Serikat Pekerja Kontan Eddy Chan, Serikat Pekerja Pikiran Rakyat Denni Yudiawan, Ketua AJI Manado Yoseph E Ikanubun, Direktur LBH Pers Manado Ferley Kaparang, dan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Sulawesi Utara.
“Sedangkan untuk pesertanya adalah anggota AJI yang merupakan perwakilan dari sejumlah media yang ada di Sulut,” pungkas keduanya .(tian)




















