
Minahasa – Sejumlah warga di Kabupaten Minahasa mulai mengeluh menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru. Pasalnya, tabung gas 3 kilogram (Kg), yang menjadi bahan bakar utama untuk memasak, belakangan harga di pengecer mulai naik, bahkan mencapai Rp 25 ribu per tabung.
“Semakin mahal harga gas 3 Kg sekarang ini, padahal kan janji pemerintah akan memberikan bahan bakar pengganti minyak tanah dengan harga yang relatif murah dan mudah didapat. Menjelang Natal dan Tahun baru ini kami khawatir harga justru akan naik lebih tinggi,” keluh Sandra Lumingkewas, kepada CSN, Senin (09/12), warga Tondano, Kabupaten Minahasa.
Senada diungkap, Renny Supit, warga Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa. Menurutnya, harga tabung gas 3 Kg nampak tak terkontrol oleh pemerintah setempat, karena dibuktikan dengan harga yang sepertinya seenaknya diberikan si pengecer.
“Si pengecer seperti seenaknya saja memberikan harga untuk keuntungan pribadi tanpa memikirkan orang lain yang berekonomi pas-pasan saja. Pemerintah harus memperhatikan hal ini,” ujarnya.
Sementara, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, terkait hal ini, ketika dikonfirmasi melalui Bagian Perekonomian mengatakan, apa yang menjadi keluhan masyarakat ini akan ditindaklanjuti.
“Kami akan menampung keluhan masyarakat ini dan akan menindaklanjutinya dan mengkoordinasikan hal ini dengan stakeholder terkait, karena masalah ini tak hanya di Minahasa saja,” ujar Kabag Ekonomi Pemkab Minahasa, Philip Siwi SE.(fernando lumanauw)




















