Mitra-Minggu 05/10,tepatnya umat Muslim ditanah air dan dunia, ikut merayakan hari raya Idul Adha atau hari raya kurban.Khusus di kabupaten Minahasa Tenggara,perayaan Idul Adha seperti biasanya, melakukan sholat ied di mesjid bahkan jika umatnya banyak sholat dilaksanakan di ruang terbuka seperti dilapangan.
Namun untuk umat muslim di pusat kota Ratahan, perayaannya hanya di laksanakan di mesjid Nurul Hasanah Ratahan.Bertindak sebagai Imam masjid Ustad Syamsudin Misino ujar Noch Kaluku ketua Badan Ta’mirul Masjid (BTM)Ratahan.
Menariknya,perayaan Idul Adha atau perayaan kurban tahun 2014 ini, pihaknya hanya mendapatkan 3 ekor sapi dan 2 ekor kambing.
Inipun hewan kurban itu diberikan dari keluarga yang memiliki rejeki lebih.Ada yang memberikan secara patungan yaitu 7 jiwa memberikan 1 ekor sapi bahkan ada yang 1 ekor kambing.Harganya pun fariatif mulai dari 12 jutaan hingga 15 jutaan perekor sapi.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, Jamaah di masjid Nurul Hasanah Ratahan selalu mendapatkan hewan kurban dari pemerintah daerah.Namun tahun ini sampai dengan hari Tasrik pertama,belum ada utusan pemkab mitra yang melaporkan ujar Kaluku.Namun pihaknya tetap menerima sampai hari tasrik ke 3 ujarnya,sembari mengatakan masih banyak juga yang kaum dhuafa yang memerlukan.
Meski begitu lanjut tokoh agama yang sudah puluhan tahun menetap di Ratahan ini mengatakan, pihaknya dalam pendistribusian daging sapi dan kambing selain kepada kaum dhuafa, tetapi juga pembagian daging sapi ,diberikan kepada umat non muslim.’Ya kami berikan kepada umat non muslim termasuk tetangga tetangga yang ada di samping kiri kanan rumah kami dan kompleks masjid,”sebut Kaluku yang mengatakan berterima kasih kepada keluarga atau umat yang sudah memberikan hewan kurban.(Alfian Jay)




















