MITRA – Anggota Intel Kodim 1302 Minahasa, berhasil menangkap pelaku berinisial BK alias Berti (47) Warga Desa Towuntu, Jaga I, Kecamatan Pasan.Pelaku sendiri ditangkap petugas lantaran diduga terkait kasus pembunuhan yang menewaskan lelaki Juan Uguy (24) warga Desa Tolombukan Satu, Kecamatan Pasan.
Dari informasi yang berhasil dirangkum CSN menyebutkan penangkapan tersebut bermula saat, anggota intel Kodim 1302 Minahasa secara marathon melacak lokasi persembunyian pelaku yang diduga terlibat kasus pembunuhan yang terjadi di Kecamatan Pasan sebulan yang lalu. Usai melakukan pencarian selama 3 hari, anggota kodim yang mendapatkan informasi dari mayarakat dan Babinsa setempat berhasil mengamankan lelaki BK alias Berti yang diduga pelaku,di rumah anaknnya di Kelurahan Paslaten, Lingkungan VI, Kota Tomohon, Jumat (29/08) sekitar pukul 16.00 wita.
Dihadapan petugas, pelaku sendiri berkilah dan menyangkal semua tuduhan yang dilayangkan kepadanya. Pelaku sendiri mengaku pada saat kejadian dirinya berada di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan hanya menyaksikan dari kejauhan. “ Saya ada di TKP, tapi saya hanya lihat dari jauh dan saya tidak membawa senapan angin. Saat itu saya hanya melihat ,karena massa dari desa Towuntu sudah brutal dan membakar motor milik warga desa Tolombukan “ ungkap pelaku dihadapan petugas.
Untuk pemeriksaan lebih lanjut, anggota intel Kodim tersebut menyerahkan pelaku kepihak Kepolisian Resort Minahasa Selatan . “ Terduga pelaku sudah diamankan dan sudah kami serahkan kepihak polres Minsel untuk peyelidikan lebih lanjut, “ ujar anggota intel kodim 1302 Minahasa.
Diketahui kejadian tersebut bermula saat bentrok antar kedua kelompok Desa Towuntu dan Desa Tolombukan pada 27 Juli lalu. Dimana, saat itu sekelompak massa dari Desa Towuntu membakar 1 unti kendaraan sepeda motor milik warga Desa Tolombukan, korban yang juga anak dari hukum tua desa Tolombukan saat itu berada di TKP, tiba-tiba terkena peluru senapan angin di kelopak mata sebelah kanan.
Meski sempat dilarikan ke rumah sakit Bethesda Tomohon serta RSUP Kandow Malalayang dan mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Umum dr Cipto Mangunkusumo (RSCM) jakarta, nyawa korban tak dapat tertolong lagi. Korban akhirnya meninggal pada Selasa (26/08) lalu akibat pendaraahan di kepalanya. (Jay)




















