Intensitas Hujan Tinggi, BPBD Minahasa Himbau Waspada Bencana

Tak Berkategori

Minahasa – Menghadapi curah hujan yang cukup tinggi beberapa minggu terakhir di Kaupaten Minahasa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Minahasa, meminta warga Minahasa agar bijak dalam mencegah bencana.

Hal tersebut dikatakan Kepala BPBD Minahasa, Johanis Pesik SIP, kepada CSN, Selasa (15/07) kemarin.


Menurutnya, pihaknya juga semakin intensif melakukan pengawasan pada daerah-daerah yang dianggap rawan bencana.

“Curah hujan yang cukup tinggi dapat memicu terjadinya bencana alam seperti tanah longsor dan banjir. 


Untuk itu, masyarakat diminta untuk waspada, apalagi beberapa wilayah di Minahasa memang rawan terjadi bencana tanah longsor dan banjir, seperti yang pernah terjadi beberapa waktu lalu, yang bahkan menelan korban jiwa dan materi,” ujar Pesik.


Dirinya mengatakan pula, pihaknya hingga saat ini terus mengintensifkan koordinasi dengan semua stakeholder terkait, khususnya pemerintah di Kecamatan, untuk memantau situasi dan kondisi, sambil terus mengingatkan masyarakat agar tetap bersiaga, khususnya mereka yang bermukim di wilayah rawan banjir dan tanah longsor.


“Kita tidak bisa menghalangi kekuatan alam, tapi kita bisa mencegah. Tapi kami tetap meminta pemerintah Kecamatan maupun stakeholder terkait lainnya agar sesegera mungkin menginformasikan jika terjadi bencana alam di daerah masing-masing, sehingga bisa meminimalisir dampak negatif dari bencana tersebut,” ujarnya.


Sementara, daerah rawan bencana longsor di Kabupaten Minahasa tersebar di sejumlah wilayah seperti di Kecamatan Kombi, Lembean Timur, Tombulu, Pineleng Langowan Selatan, serta beberapa daerah lainnya, dan daerah rawan bencana banjir seperti di Kecamatan Remboken, Kakas, Eris, Tondano Selatan dan Tombariri serta wilayah lainnya.

Tinggalkan Balasan