Jelang Perayaan Natal Pencopet Marak, Masyarakat Sulut Diminta Waspada

Manado – Masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) diharapkan waspada ketika akan berbelanja di sejumlah pertokoan yang ada di daerah masing-masing. Pasalnya, jelang perayaan natal dan tahun baru, pencopet mulai marak. Warga pun diminta untuk selalu waspada serta memperhatikan barang yang dibawa ketika hendak berbelanja.

Hal itu ditegaskan Kapolda Sulut, Brigjen Pol Jimmy Palmer Sinaga ketika dikonfirmasi Cybersulutnews.co.id di ruang kerjanya. Dikatakan Kapolda, agar setiap masyarakat lebih berhati-hati ketika akan berbelanja, sebab menjelang hari raya hampir semua warga berbondong-bondong belanja di tikoh-tokoh sehingga membuat tempat perbelanjaan menjadi padat.

“Itu membuat pencopet dengan mudahnya mengambil barang milik warga, karena tempat perbelanjaan sudah dipadati masyarakat, otomatis warga sudah saling dempet, pencopet pun dengan leluasa menggasak barang yang dibawa warga,” kata Kapolda Brigjen Pol Jimmy Palmer Sinaga melalui Kabid Humas, AKBP Wilson Damanik baru-baru ini.

Untuk itu kata Damanik, warga harus memperhatikan setiap barang yang dibawa serta selalu memperhatikan sekeliling. Ditambahkan Damanik, uang yang akan dibelanjakan harus disimpan ditempat aman, agar supaya jika pencopet ingin mencoba mencuri uang akan ketahuan.

“Jika perlu uangnya disembunyikan di dalam kaus kaki. Atau disimpan dimana lah yang penting aman. Jangan belum sempat berbelanja uangnya sudah hilang dicopet maling,” tambahnya.

Pihaknya pun akan mengusulkan agar disetiap depan tokoh dipasang CCTV, selain itu disetiap pertokoan yang ramai akan dijaga oleh anggota polisi. Hal itu dikatakan Damanik agar situasi di tempat perbelanjaan khususnya di Kota Manado dapat terkontrol.

“Kita akan mengusulkan kepada pemilik tokoh agar memasang alat CCTV, supaya situasinya terkontrol. Di Kota Manado kan selalu menjadi tempat belanja masyarakat dari pedesaan, hal itu akan menjadikan tokoh-tokoh lebih padat. Untuk itu selain memasang CCTV kita juga akan memberikan pengamanan. Disetiap tokoh akan ada satu polisi,” ungkapnya sembari menambahkan agar masyarakat waspada ketika akan berbelanja. (jenglen manolong)

Tinggalkan Balasan