MITRA-Pernyataan menarik dilontarkan orang nomor satu di Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap SH (JS) terkait wacana yang mulai digagas sejumlah tokoh masyarakat di Tombatu raya yang menginginkan, agar segera pisah dari Mitra untuk membentuk Kota Tombatu/Tounsawang.
Secara mengejutkan JS menyatakan mendukung bila nantinya Kota Tombatu ingin pisah dari Mitra dan membentuk daerah otonomi baru yakni Kota Tombatu/Tounsawang. “Kalau wacana dan aspirasi itu dari masyarakat Tombatu ingin memekarkan diri. Saya pribadi mendukung. Silakan buat kajian dan saya mendukung sepenuhnya untuk diproses lebih lanjut, sebab dengan pemekaran menjadi Kota Tombatu akan sangat memudahkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Sumendap kepada wartawan usai melantik Penjabat Hukum Tua di Auditorium kantor Bupati,Selasa 04/03.
Kalau kajian ini sudah memenuhi persyaratan, silahkan berproses. Tapi harus diingat banyak juga daerah yang lain sampai sekarang proses pemekaran masih tertunda dan dalam proses. Seperti pemekaran beberapa provinsi di pulau jawa dan daerah yang lain.
Sebelumnya diberitakan, aspirasi warga Tombatu untuk segera memproses wacana pemekaran Kota Tombatu/Tounsawang. Bahkan segera membentuk panitia pemekaran Kota dengan melakukan berbagai kajian dari luas wilayah, jumlah kecamatan dan potensi Sumber Daya Alam dan SDM.
Dimana menurut Tokoh Masyarakat Tombatu dr Royes Monareh kepada wartawan, gagasan Kota Tonsawang/Tombatu muncul bukan suatu kebetulan, namun wacana itu sebelum Minahasa Selatan (Minsel) lahir dan kembali muncul sebelum Kabupaten Mitra lahir pada pertemuan Badan Musyawarah (Bamus) Tonsawang pada 4 September 2004 silam.
Menurutnya, kalau wacana ini kemudian digaungkan kembali dan bahkan ada komentar masyarakat masih sebuah mimpi silahkan saja, karena sukses terjadi kadang dari sebuah mimpi.
Yang disini gaung Kota Tonsawang /Tombatu harus jalan terus dan patut kita dukung bersama. Dia mengakui, dari jumlah kecamatan, jumlah penduduk dan luas wilayah sudah sangat memenuhi syarat untuk dimekarkan menjad Kota. Sebab itu wacana ini harus disosialisasikan ke semua lapisan masyarakat yang berada di wilayah Tombatu, Tombatu Utara, Tombatu Timur, Touluaan, Touluaan Selatan dan Silian Raya! Kalau tidak dari sekarang kapan lagi?,” pungkasnya.(Alfian Tompunu)


























