
Minahasa – Dalam rangka menunjang percepatan pembangunan daerah di Kabupaten Minahasa, Bupati Minahasa, Drs Jantje Wowiling Sajow MSi (JWS), meminta kepada segenap jajaran aparatur Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, untuk melakukan hal penting yang pro rakyat.
Hal tersebut diungkap JWS saat memimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Pembangunan Minahasa, Senin (06/05), dihadapan jajaran Pemkab Minahasa, di Hotel Manado Tateli Beach.
Beberapa hal penting yang pro rakyat tersebut yakni, pertama, segera mematangkan langkah bagi kelanjutan pelaksanaan berbagai program yang telah direncanakan pada Tahun anggaran 2014. Kedua, perlu menghindari berbagai kegiatan yang sifatnya inefisiensi serta harus berorientasi pada peningkatan kinerja organisasi dan pelayanan masyarakat.
Ketiga, mencermati kehidupan masyarakat yang semakin kompleks saat ini, maka dimintakan kepada segenap aparatur untuk meningkatkan kualitas diri baik intelektual, moral dan kerja. Dimana, aparatur harus tampil sebagai pelayan yang melihat masyarakat sebagai pihak yang harus dilayani sehingga secara bertahap masyatakat akan melihat pemerintahannya sebagai suatu rahmat dan bukan beban. Serta yang keempat, secara khusus kepada instansi penghasil PAD untuk segera mengambil langkah proaktif guna meningkatkan perolehan PAD sesuai target yang telah ditetapkan.
“Karenanya, tidak berlebihan jika dalam kurun waktu ini, kita memerlukan evaluasi atau review sejauh mana hasil dari kinerja yang dicapai dan bagaimana aktualisasi serta artikulasinya sesuai perkembangan masa depan dalam rangka percepatan pembangunan daerah ini,” ujar JWS.
Sehingga, dalam pemahaman demikian maka, Rakorev ini dimaksudkan untuk melakukan koordinasi antar sektor dan melihat keberhasilan maupun kendala pelaksanaan kebijakan program pembagunan di Kabupaten Minahasa sehingga kedepan aparatur harus berkerja secara paripurna sebagai abdi negara dan abadi masyarakat.
“Hal utama yang harus dilakukan adalah membuka kembali lembaran-lembaran kerja untuk mengetahui seberapa besar tugas yang menjadi tanggung jawab kita. Selanjutnya, marilah kita menganalisis situasi, kekuatan, kelemahan, peluang dan hambatan untuk mencapai kiat-kiat guna terselenggaranya tugas yang dipercayakan kepada kita semua,” ujarnya.(fernando lumanauw)




















