Karwur : Indikasi Kebocoran Soal UN di Tomohon Kecil

Tak Berkategori

Tomohon- Kepala Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Tomohon, Dr Dolvien Karwur MKes mengatakan indikasi bocornya soal Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/SMK tahun 2013 kecil.

Pasalnya format soal yang disusun Kementrian Pendidikan Nasional tahun ini berbentuk 20 paket soal.

“Tahun ini ada keunikan. Dalam setting jumlah paket soal yang akan dibagikan di masing-masing ruang ujian 20 kursi. Sekarang setiap kursi akan mendapat setting soal berbeda, sehingga di satu ruang ada 20 setting (soal),” ujar Karwur.

Masalah kebocoran soal ini mengemuka pasca ditundanya pelaksanaan UN tingkat SMA/SMK di beberapa provinsi termasuk Sulawesi Utara.

“Memang secara rasional, bisa saja ada siswa atau guru dari luar daerah yang bisa memberitahukan soal-soal UN ke siswa-siswa di Tomohon, namun kemungkinannya kecil dikarenakan ada 20 paket soal UN,” terang Karwur.

Di sisi lain soal pelaksanaan UN tingkat SMA/SMK di Kota Tomohon, akan dilaksanakan pada Kamis (18/04).

“Dari instruksi Dinas Pendidikan Nasional Provinsi, soal UN akan tiba pada Rabu (17/04) sore,” lanjut mantan Kadis Dinkessos ini.

Dirinya menjelaskan setelah mendengar ada penundaan UN dikarenakan keterlambatan distribusi soal dari pusat, ia langsung mengadakan rapat seluruh jajaran Diknas Tomohon bersama dengan seluruh Kepala Sekolah dengan mengundang pihak Kejari Tomohon, Polres Tomohon selain memberikan laporan kepada Walikota Jimmy F Eman SE Ak.

“Siswa peserta UN tetap masuk sekolah karena akan dilakukan pengayaaan. Hal ini supaya semakin mematangkan persiapan mereka, meski secara psikologi agak terganggu karena kosentrasinya terpecah, namun saya kira itu tak berpengaruh signifikan,” tandas Karwur. 

Tinggalkan Balasan