Kawasan Uluna Koya Bakal Dijadikan Hutan Konservasi

Minahasa – Kawasan mata air Uluna di Kelurahan Koya Kecamatan Tondano Selatan, bakal dijadikan hutan konservasi untuk melestarikan mata air yang menjadi salah satu sumber air bersih di Tondano ini.

Hal tersebut dikatakan Bupati Minahasa, Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, saat dirinya bersama rombongan pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa dan Jemaat yang berdomisili di Wilayah Tondano Raya, melakukan penanaman pohon di kompleks mata air Uluna, Sabtu, (15/11) pecan lalu.

“Kedepan nanti, kawasan hutan di seputaran mata air Uluna ini akan di jadikan areal hutan konservasi, dimana areal ini akan di tanami pohon dan buah-buahan, sehingga lokasi ini bisa dijadikan lokasi pariwisata untuk masyarakat Tondano dan Minahasa umumnya,” ungkap JWS.

JWS berharap, areal mata air Uluna ini tetap di jaga dan dilestarikan bersama. Selain itu, dirinya juga mengharapkan agar warga dapat merelakan perkebunan miliknya untuk dijadikan areal hutan lindung.

“Kegiatan menanam pohon ini merupakan wujud peduli kita untuk memelihara mata air yang ada di Uluna agar lestari,” ujarnya.

Sementara, kegiatan ini diikuti pula Ketua Tim Penggerak PKK Minahasa, Dr Olga Sajow-Singkoh MHum, para Pejabat Pemkab, para pelayan khusus dan jemaat yang ada di Tondano raya.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan