
Manado – Empat Putra-Putri terbaik Sulut, masing-masing, Franklin Ch Natingkase dari SMA N 1 Tahuna, Juana M Janis siswi SMA N 1 Tahuna, Anggia Tesalonika Chloer siswi SMA Kr Eben Haezar Manado dan Aaron Mandagi siswa SMA N 1 Airmadidi terpilih mewakili provinsi Sulawesi Utara untuk menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional tahun 2014.
Sebelum ke Jakarta, keempat murid SMA ini telah diterima dan diberikan motivasi oleh AG Kawatu, Kadis Pendidikan Nasional Provinsi Sulawesi Utara, di ruang kerjanya Selasa (22/07/2014).
Keempat siswa-siswi ini terseleksi dari 30 orang utusan kabupaten dan kota se-Sulawesi Utara. Mereka memiliki postur tubuh yang benar-benar ideal untuk menjadi anggota pasukan pengibar bendera Pusaka.
Dengan tinggi rata-rata 1,75 – 180 utusan Sulawesi Utara ini sangat berpeluang untuk meraih posisi-posisi penting dalam Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Nasional seperti Pembawa Baki Bendera Pusaka, Pengibar bendera atau Komandan Pasukan 8 atau 17 yang akan bertugas pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi dan Penurunan Bendera Pusaka 17 Agustus 2014 di halaman Istana Merdeka Jakarta.
Kawatu secara khusus meminta utusan Sulawesi Utara untuk merebut salah satu atau lebih dari posisi-posisi tersebut. “Dari segi intelektual, postur tubuh apalagi semangat dan motivasi yang ditunjukkan olah siswa-siswi ini sejak seleksi di tingkat provinsi. Saya yakin mereka dapat melakukan yang terbaik. Ini juga merupakan motivasi bagi mereka untuk berjuang membawa nama baik Provinsi Sulawesi Utara,” katanya.
Pada kesempatan tersebut Kawatu menambahkan untuk Pemantapan Pasukan Pengibar Bendera yang akan bertugas pada Upacara Peringatan HUT Proklamasi Tingkat Provinsi Sulawesi Utara akan dimulai pada tanggal 31 Juli 2014.
Paskibraka Provinsi Sulut tersebut akan berlatih langsung di Lapangan Kantor Gubernur Sulawesi Utara dibawah bimbingan Tim Pelatih dan Instruktur yang akan terdiri dari unsur TNI dan Purna Paskibraka Sulawesi Utara.




















