Komisi B DPRD Mitra Dapati Proyek Tak Beres

Mitra-Komisi B DPRD kabupaten Mitra turun lapangan dan mendapati adanya proyek yang bermasalah yang dikerjakan oleh pihak kontraktor.

Diungkapkan seorang anggota komisi B Khaterin Mokodaser, salah satu proyek yang tak beres dikerjakan oleh pihak kontraktor yakni pembuatan talud untuk drainase pada pelebaran jalan, tepatnya di kelurahan Tosuraya Barat, Kecamatan Ratahan.

Disitu didapatinya, bahan besi yang dipakai untuk penahan ring beton tidak sesuai ukuran. Padahal, lokasi talud atau penahan tebing tersebut berada disisi jurang sungai Kawiwi. Otomatis dia menilai itu sangat membahayakan.

“Bahan besi yang dipakai tidak sesuai Rencana Anggaran Pekerjaan (RAP),”terang Mokodaser.

Tak hanya di ibukota Ratahan saja yang ditemui kejanggalan. Disilian Raya, disebutkan Mokodaser, dengan pekerjaan yang sama juga tak beres. Bahan semen yang digunakan untuk membuat talud drainase juga tidak sesuai bestek alias “campuran satu banyak.

“Jangankan di pukul pakai palu, disekop pakai kaki saja tanggulnya sudah jebol,” tuturnya.

Melihat pengerjaan yang tak beres, pihaknya mengambil langkah tegas dengan menghentikan sementara sejumlah proyek yang sementara dikerjakan sebelum ada klarifikasi dari pihak yang menangani sejumlah proyek bermasalah tersebut.

“Pasti kami akan memanggil hearing dinas PU untuk memberikan penjelasan terkait hal ini,” tegasnya.

Ditambahkan Royke Pelleng anggota komisi B lainnya, kalau masalah ini tidak dapat dipertanggungjawabkan tentu arahnya bisa kerana hukum.

“Kalau tidak digubris juga meski sudah ditegur, maka persoalan ini bisa dilanjutkan kerana hukum,” tandas Pelleng.(Alfian Jay)

Tinggalkan Balasan