Komisi II DPRD Sulut Sidak Pertamina dan Bulog

sidak komisi II7

Sulut – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sidak PT Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII dan Bulog Drive Sulut. Dalam sidak di PT Pertamina untuk memastikan ketersediaan dan penyaluran bahan bakar gas elpiji (liquified petroleum gas/LPG) di Sulut, serta di kantor Bulog yang berkaitan dengan ketersediaan beras.sidak komisi II4

Sidak Komisi II DPRD Sulut ini dipimpin langsung oleh Noldi Lamalo selaku wakil ketua komisi II DPRD Sulut dengan mengunjungi di PT Pertamina yang diterima langsung oleh Rahman Pramono Wibowo selaku Branch Manager PT Pertamina.sidak komisi II6

Pimpinan Pertamina tersebut menyampaikan dihadapan Komisi II DPRD Sulut tersebut dan pihak Dinas Perindag Sulut, yakni telah melakukan penambahan kuota distribusi guna mengatasi kelangkaan penyaluran LPG yang biasa terjadi menjelang hari hari besar keagamaan, bulan puasa dan Idul Firi serta Natal dan Tahun Baru.sidak komisi II

“Berkaitan memasuki bulan puasa hingga Idul Fitri nanti, kami telah melakukan penambahan kuota distribusi. Saat ini LPG sudah disalurkan melebihi volume dari biasanya dengan kenaikan 11 persen, bahkan jika terjadi lonjakan kebutuhan maka kami siap menaikkan hingga 15 persen,” jelas Wibowo.sidak komisi II 1

Ditambahkan Wibowo, dengan kenaikan harga LPG melebihi harga eceran tertinggi (HET), maka PT Pertamina telah menyalurkan sesuai dengan petunjuk dari pemerintah untuk menyalurkan sesuai dengan harganya. Untuk itu pihaknya menghimbau apabila masyarakat ingin mendapatkan harga standar, dapat membeli LPG dipangkalan yang resmi.sidak komisi II2

”Jika ada pengecer yang sering menaikan harga diluar dari pengaturan HET, untuk itu Pertamina akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melakukan pengstabilan harga di masyarakat. Apabila masyarakat ingin mendapatkan harga yang standar silahkan untuk membeli LPG di pangkalan resmi,” katanya.

Setelah itu sidak dilakukan Komisi II DPRD Sulut pimpinan Noldy Lamalo dan Ferdinand Mangumbahang dan Disperindag Sulut tersebut, menuju Bulog Divre Sulut yang diterima langsung Kepala Divre Bulog Sulut, Sabaruddin Amrullah.

Dalam pertemuan itu Amrullah mengatakan, Ketahanan stok yang dikuasai oleh Divre Sulut sebesar sebelas ribu ton dan jumlah tersebut sanggup memenuhi kebutuhan pangan hingga empat setengah bulan kedepan.

“Ketahanan stok yang kami kuasai sebesar sebelas ribu ton, jika dialokasikan dan dibagi dengan penyaluran rutin maka hasilnya sekitar 4,5 bulan kedepan stok beras di Bulog tergolong cukup,” jelas Amrulah.

Kata Amrullah lagi, pihaknya siap mengantisipasi ketika terjadi kelonjakan harga dipasaran bahkan jika terjadi permintaan yang besar, Bulog dengan senang hati membantu masyarakat lewat operasi pasar.

Sementara itu wakil ketua komisi II DPRD Sulut, Noldy Lamalo mengatakan, stok LPG, minyak tanah, premium, pertamax untuk wilayah Sulut menghadapi Bulan Puasa dan idul Fitri, dijamin aman. (nix/advertorial)

Tinggalkan Balasan