Kumendong Perkuat Kemitraan Dengan Insan Pers, Bahas Kejadian Aktual di Minahasa

Minahasa – Penjabat Bupati Minahasa Dr Jemmy Stani Kumendong MSi, melakukan pertemuan dengan Insan Pers Minahasa, guna membahas sejumlah hal penting teraktual, yang terjadi di Kabupaten Minahasa.

Pertemuan rutin Bupati serta jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa dan Wartawan Biro Minahasa, guna memperkuat kemitraan ini, digelar di Cafe Rumah Tua Tondano, Jumat (03/04) sore.

Turut hadir juga, Kapolres Minahasa AKBP S Sophian SIK, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekdakab Minahasa Drs Riviva Maringka MSi, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Dr Arody A Tangkere MAP, Kepala Dinas Kominfo Maya Marina Kainde SH MAP, serta pejabat Pemkab Minahasa lainnya.

Bupati Kumendong dan Kadis Kominfo Maya Kainde, bersama Insan Pers Minahasa.

Adapun sejumlah hal yang diperbincangkan diantaranya, kasus dugaan kematian sejumlah warga Minahasa yang diduga karena mengkonsumsi minuman keras (miras) oplosan, dan peristiwa bencana alam yang baru-baru melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Minahasa.

Berkaitan dengan kedua hal di atas tadi, pertama, Pemkab Minahasa telah melakukan upaya maksimal dalam penanganan korban bencana, serta telah melakukan identifikasi untuk pemberian bantuan, serta penanganan wilayah pasca bencana.

Begitu pula dengan kasus dugaan kematian warga Minahasa diduga karena miras oplosan. Bupati Kumendong mengatakan bahwa, pihaknya telah mendatangi rumah para korban, sembari memberi penguatan keluarga.

Bupati pun berkolaborasi dengan Polres Minahasa, untuk menyerahkan penanganan kasus ini, menelusuri apa sesungguhnya penyebab utama kematian para korban ini.

“Atas kedua kasus yang boleh dikata sedang hangat saat ini, Pemkab Minahasa telah melakukan upaya-upaya penanganan. Tentunya, sembari juga kami ingatkan masyarakat agar tetap waspada dan lebih berhati hati,” ujar Bupati.

Sementara, Kapolres Minahasa AKBP Sophian dalam pertemuan ini memastikan bahwa, pihaknya serius dalam penanganan kasus dugaan kematian karena miras oplosan tersebut.

Hanya saja, dirinya meminta kepada semua pihak agar menahan diri dan menyerahkan penanganan sepenuhnya kasus ini kepada pihak kepolisian.

“Saat ini kita berkolaborasi dengan pihak Dinkes Minahasa dan Pemkab Minahasa. Kami telah mengambil langkah-langkah penanganan, melakukan koordinasi untuk memastikan penyebab pasti kematian warga yang diduga menkonsumsi miras tersebut,” terang Kapolres.

Pertemuan dilanjutkan dengan sharing, tukar pikiran mengenai perkembangan Kabupaten Minahasa, serta penanganan kasus-kasus yang berkaitan langsung dengan masyarakat.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan