Legislator Minahasa ‘Doyan’ Jalan-jalan Keluar Daerah

Minahasa – Sungguh sangat memiriskan, disaat suasana keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Minahasa terbilang kurang kondusif karena kerap terjadi perkelahian antar kampung disejumlah lokasi khususnya di Kota Tondano, Legislator kita di gedung Manguni justru lebih memilih jalan-jalan keluar daerah ketimbang membantu menyelesaikan masalah.

Secara bergantian, mulai dari Komisi I dan II pada pecan lalu, terakhir Komisi III baru-baru ini, bepergian keluar daerah menggunakan uang rakyat, yang kali ini berkedok mendampingi para Hukum tua yang sedang study banding di Kota Malang.

Sayangnya, perilaku yang kurang terpuji di masyarakat ini, meski kerap disinggung, tak digubris Legislator kita ini.

“Dari kesekian kalinya Legislator kita ini plesir keluar daerah, belum ada satupun hasil dari keluar daerah itu yang dipertanggung jawabkan ke masyarakat Minahasa atau ada dampak positif yang signifikan bagi masyarakat,” ungkap Jefry warga Tondano.

Sementara, salah satu Legislator Dapil III DPRD Minahasa dari PDI Perjuangan, Feybe Sanger, yang baru-baru ini juga ikut berangkat, menanggapi tudingan terkait agenda jalan-jalan hamburkan uang rakyat ini, justru berang.

Dirinya bersikukuh bahwa, keberangkatannya tidak menggunakan uang rakyat dan hasil dari kunjungan luar daerah itu sangat berfaedah bagi dirinya sebagai Legislator untuk menambah pengalaman.

Bahkan, dirinya mengatakan bila keberangkatan Legislator Minahasa ini terbilang lebih sedikit dibandingkan dengan Legislator Kabupaten/ Kota lain di Sulut.

“Saya keluar daerah menggunakan uang pribadi, dan apa yang kami dapatkan dalam kunjungan kerja ini sangat bermanfaat bagi kami untuk memberikan masukkan kepada eksekutif, jadi ini bukan menghamburkan uang rakyat. Lagian dibandingkan dengan daerah lain, kami masih sedikit,” ujar Legislator tersebut.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan