Mitra-Lumbung pangan milik dari Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) sebagian belum difungsikan sebagaimana mestinya. Padahal, lumbung yang dibangun tersebut memakai anggaran yang tidak sedikit.
Dari pantauan CSN, salah satu lumbung terletak di Kelurahan Tosuraya Barat, yang dibangun sekira tahun 2012 sampai saat ini belum digunakan oleh pemerintah sebagai tempat menyimpan pangan atau berupa beras dan sejenisnya.
“Setahu saya bagunan tersebut sejak dibangun belum digunakan okeh pemerintah dan belum ada bahan yang ditempatkan dibangunan tersebut,” ungkap Adelin Piri, warga sekitar lumbung tersebut.
Demikian juga diutarakan Sem Kolinung, dia heran bagunannya sudah berdiri meskipun tidak besar, namun belum ada bahan yang ditempatkan disitu. Menurutnya, karena sudah lama tidak ditempatkan bahan, maka bangunan tersebut sudah ditempati kucing bahkan hewan lainnya.
“Karena tidak digunakan mungkin sudah menjadi sarang hewan,” akunya.
Sementara Kepala Badan Ketahanan Pangan Mitra Muchtar Wantasen, mengaku segera menindaklanjuti terkait pengeluhan warga dan segera melakuman pendataan lumbung pangan di daerah ini.
“Kami akan turun lapangan untuk mendata,” tuturnya. Dia juga berjanji akan memfungsikan kembali lumbung tersebut dan akan berkoordinasi dengan pihak terkait provinsi.
Karena menurutnya, untuk isi dari lumbung tersebut merupakan domain provinsi.
“Kami didaerah hanya memfasilitasi saja. Dan maklum juga saya juga baru dipercayakan dan masih akan mempelajari lebih jauh lagi,” tukasnya. (Alfian Jay)




















