Minahasa – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Sulawesi Utara (Sulut), Dr Ronald Lumbuun SH MH, meresmikan Dapur Sehat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Tondano, Kamis (05/10) pagi.
Peresmian Dapur Sehat ini, dihadiri para Kepala unit pelaksana teknis yang ada di KemenkumHam Sulut, Ketua PMI Minahasa DR Robby Dondokambey, Plh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sulut, Ketua Yayasan hidup Cemerlang dan kepala Puskesmas Papakelan.
Ronald Lumbuun mengatakan, Dapur Sehat yang ada di Lapas Klas IIB Tondano ini menjadi Pilot Project atau percontohan bagi UPT Pemasyarakatan lainnya di Sulut.
“Dapur Sehat ini sebagai bentuk pemenuhan atas hak bagi penghuni Lapas sebagai warga binaan, untuk mendapatkan makanan yang layak dan bergizi, sebagaimana diamanatkan dalam pasal 7, 9 dan 12 UU nomor 12 Tahun 2022, tentang pemasyarakatan, dan surat Dirjen Pemasyarakatan nomor PAS.6-PK.06.08.1005, hal himbauan peresmian Dapar Sehat percontohan di UPT Pemasyarakatan dan merupakan komitmen untuk terus menjaga mutu serta kualitas makanan dan minuman bagi warga binaan pemasyarakatan,” terang Lumbuun.
Peresmian Dapur Sehat ini sendiri menurutnya, merupakan tindaklanjut himbauan Dirjen Pemasyarakatan, agar kantor wilayah Kemenkumham di Indonesia dapat meresmikan satu dapur sehat UPT Pemasyarakatan lainnya dalam penyelenggaraan layanan perawatan tahanan dan warga binaan agar lebih baik.
“Dapur Sehat ini juga didukung dengan data dan ketentuan pemenuhan legalitas standar kesehatan tersertifikasi, dengan diperpanjang masa berlaku Sertifikat Laik Higiene Sanitasi jasa boga dari Dinas Kesehatan Minahasa,” ujarnya.
“Saya ucapkan selamat dan apresiasi kepada Lapas Klas IIB Tondano dan jajaran atas capaiannya, semoga hal baik ini dapat memberi motivasi bagi UPT Pemasyarakatan penyelenggara makanan lainnya di Sulut,” tutupnya.
Sementara, Kepala Lapas Kelas IIB Tondano, Yulius Paath SIP DEA, menyambut baik peresmian yang dilakukan langsung oleh Kakanwil KemenkumHam Sulut ini.
“Karena peresmian dapur sehat semua menyangkut kebersihan, dan memang menjadi suatu kewajiban yang selalu diterapkan dalam pengolahan makanan bagi warga binaan di Lapas Tondano, karen bertujuan untuk menjaga kualitas makanan yang dimasak dan disajikan kepada para Napi atau warga binaan,” pungkasnya.(fernando lumanauw)





















