Minahasa – Menteri Hukum dan Hak Asai Manusia (Menkumham) RI Dr Yasonna Hamonangan Laoly SH MSc dipastikan bakal mengunjungi Kabupaten Minahasa sekaligus membuka pelaksanaan Sidang Majelis Sinode Istimewa (SMSI) GMIM tahun 2016, Selasa 17 Mei mendatang, bertepat di Gedung Wale Ne Tou, Sasaran Tondano.
Demikian dikatakan Kabag Humas dan Protokol Setdakab Minahasa Agustivo Tumundo SE MSi, kepada Cybersulutnews.co.id, Rabu (11/05).
Dikatakan Tumundo, kepastian kehadiran Menteri yang juga mantan Anggota Fraksi PDIP DPR RI ini disampaikannya langsung kepada Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, saat melakukan kunjungan di ruang kerja Menteri, Selasa (11/05) kemarin malam, di Kantor Kemenkumham, Jln Rasuna Said Jakarta, kata
Menurutnya, kepada Menkumham Yasonna Laoly, Bupati JWS menyampaikan permohonan kepada Menteri untuk dapat mengunjungi wilayah Kabupaten Minahasa.
“Selanjutnya, dalam kapasitas sebagai Ketua Umum Panitia SMSI GMIM 2016, Bupati JWS juga mengundang Menkumham untuk berkenan membuka SMSI GMIM di Wilayah Tondano raya ini dan memberikan sambutan kepada ribuan peserta dari kalangan Pelsus dan tokoh GMIM yang menghadirinya,” ungkap Tumundo.
“Menkumham langsung merespon undangan Bupati JWS ini, dan langsung menjadwalkan kegiatan Kunjungan Kerja di Wilayah Provinsi Sulut, khsususnya di Kabupaten Minahasa untuk menghadiri Pembukaan SMSI GMIM tahun 2016 itu,” ujarnya lagi.
Kepada Bupati JWS, Menkumham juga melakukan diskusi ringan sekitar perkembangan yang terjadi di sekitar bidang politik, hukum, pemerintahan dan kemasyarakatan.
Bahkan dalam pertemuan yang berlangsung selama 1 jam 34 menit itu, Menteri juga sempat menyinggung tentang masakan tradisional Babi Woku yang menurutnya sangat enak dan lezat.
Kepada Menteri, Bupati JWS menguraikan proses pembuatan masakan Babi Woku itu, dengan keunikannya karena terbungkus dari kulit kayu yang hanya bisa ditemui di wilayah Kecamatan Kombi, Minahasa.
“Bapak Menteri juga menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya Kakak kawuleng Bupati, yaitu Alm Joutje Regoh” ungkapnya.(fernando lumanauw)




















