Mitra Salah Satu Daerah Kantong TKI Terbanyak di Sulut

(Foto ilustrasi)
(Foto ilustrasi)

Mitra-Pemkab Mitra melalui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) klaim tenaga kerja indonesia (TKI), yang di pekerjakan keluar negeri , hususnya didaerah Sulut, paling mendominasi di kabupaten Mitra.

Demikian dibeberkan kepala Disnakertransos Mitra, Vecky Mokorimban, melalui kepala bidang ketenagakerjaan, Munira Bin Ali. Menurut Munira, TKI asal Mitra yang bekerja di luar negeri berdasarkan data mereka, sebanyak  33 orang. Dan angka ini, kata dia, tergolong cukup tinggi untuk sekelas tingkat kabupaten/kota di Propinsi Sulut. “Memang Mitra merupakan kantong TKI,” singkatnya.
Hanya saja, menurut Munira lagi, calon tenaga kerja yang akan dikirim keluar negeri tidak segampang membalikkan telapak tangan. “Harus mengikuti persyaratan dan aturan yang berlaku agar tidak dikatakan ilegal,” jelasnya.
Adapun persyaratan yang harus dipenuhi untuk menjadi TKI, dimana calon tenaga kerja diharuskan mempunyai KTP pribadi. Begitu juga dengan kartu keluarga, harus disertakan oleh pihak perusahaan yang akan mengurus terkait valon tenaga kerja indonesia ini.
 “Kalau wanita belum menikah, kami meminta  persyaratan setidaknya persetujuan orang tua. Demikian juga dengan sudah berkeluarga, harus ada persetujuan secara tertulis dari suami atau istri,” jelasnya.
Mengapa harus demikian, jelas Munira, karena pengiriman TKI rentan dengan masalah. “Karena rentan masalah, maka kami meminta persyaratan seperti itu. Agar pengiriman TKI benar-benar legal sesuai dengan aturan yang berlaku,” jelasnya.
Ditambahkannya kalau calon tenaga kerja sudah memenuhi semua persyaratan yang diminta, tentu pihaknya tak segan memberikan rekomendasi ID paspor untuk berangkat ke negara yang dituju. “Jadi, pada prinsipnya kami hanya mengikuti aturan, agar tidak tersandung masalah,” kuncinya.(Alfian Jay)

 

Tinggalkan Balasan