Minahasa – Pasca hari libur dalam rangka pencoblosan Pemilihan Umum Legislatif (Pileg), 9 April 2014 kemarin, sejumlah instansi perkantoran milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, tampak lengang dari aktifitas.
Pantauan CSN, Kamis (10/04), di kompleks perkantoran Kelurahan Sasaran, Kecamatan Tondano Utara, sekitar pukul 10.30 Wita, tampak sepi atau hanya di huni beberapa staf saja.
Bahkan, Kepala Dinas yang menjadi top leader di sejumlah instansi yang ada tersebut, nampak jelas sedang tidak berada dikantor. Padahal, informasi dari kehumasan, di hari tersebut tidak ada agenda Pemkab Minahasa yang digelar, yang biasanya mengumpulkan para pejabat tersebut.
“Mungkin mereka masih sibuk membicarakan dan mencari tau siapa pemenang Pileg 2014 kali ini,” singgung tukang ojek yang kerap mangkal di depan salah satu instansi pemerintah tersebut, yang meminta namanya tidak dipublikasi.
Menurutnya, perkantoran milik pemerintah seharusnya ada penghuni yang melayani masyarakat, sebagai bentuk pemerintahan yang baik.
“Dalam hal ini masih dibutuhkan kesadaran yang tinggi tentang pengabdiannya kepada negara dan masyarakat, karena untuk itulah mereka digaji, dari sekian banyak warga yang ingin menjadi abdi negara,” ujar ojek warga Tondano ini yang ternyata lulusan S1 disalah satu perguruan tinggi ternama di Sulawesi Utara.(fernando lumanauw)


























