Pembangunan RSUD Sam Ratulangi Yang Baru Akan Dimulai Tahun Ini

Minahasa – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa dibawah pimpinan Bupati Dr Ir Royke Octavian Roring MSi dan Wakil Bupati Robby Dondokambey SSi, bakal membangun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Sam Ratulangi yang baru.

Bupati ROR didampingi Wabup RD, ketika diwawancarai Cybersulutnews.co.id, Selasa (11/05) siang tadi, usai menandatangani adendum MoU perjanjian kredit pinjaman daerah dengan Bank SulutGo Cabang Tondano, di rumah dinas bupati mengatakan, pembangunan RSUD baru tersebut direncanakan akan dimulai tahun ini.

“Kita rencanakan tahun ini sudah bisa dimulai pembangunannya, meski memang pekerjaannya akan dilaksanakan dalam dua tahun. Jadi, bila dikerjakan tahun ini maka direncanakan akan rampung tahun depan,” terang Bupati.

Penandatanganan adendum Pemkab Minahasa dengan Bank SulutGo ini sendiri merupakan perpanjangan waktu masa pinjaman, dikarenakan Minahasa dilanda pandemi COVID-19, yang mengharuskan segala bentuk kegiatan pemerintah terganggu, termasuk pembangunan.

“Adendum ini adalah untuk perpanjangan waktu masa kredit, karena pemang prosesnya cukup panjang sehingga baru dapat dilaksanakan karena kita menunggu rekomendasi Gubernur dan ijin dari Menteri soal pinjaman bank. Kita merencanakan, setelah adanya adendum ini maka proses tender pembangunan RSUD ini sudah bisa dilakukan,” ujarnya.

Sementara, pembangunan RSUD ini sendiri kata Bupati, memerlukan anggaran hingga Rp 170 Miliar lebih. Sebelumnya, Pemkab Minahasa telah melakukan penghitungan rencana anggaran melalui konsultan perencana, konsultan management, serta review dari Inspektorat dan Badan Pemeriksaan Keuangan dan Pembangunan Sulut.

“Pinjaman awal kita dengan Bank SulutGo itu sebesar Rp 120 miliar. Hasil hitungan kita, untuk pembangunan itu lebih dari dana yang dipinjam tersebut. Tidak menutup kemunginan akan lebih dari Rp 170 M, itupun belum alat kesehatan,” pungkasnya.

Sebelumnya, ROR-RD berencana membangun RSUD yang baru di lokasi yang baru, di Kelurahan Peleloan Kecamatan Tondano Selatan. Karena, lokasi RSUD Sam Ratulangi yang saat ini, dinilai tak lagi representatif.
(fernando lumanauw)

Leave a Reply