MITRA- Wacana pembentukan Kota Tounsawang/Tombatu mulai diwacanakan untuk terus digaungkan dan disosialisasikan kepada semua elemen masyarakat di enam kecamatan di wilayah ini. Buktinya, gagasan Kota Tonsawang/Tombatu muncul bukan suatu kebetulan, namun wacana itu sebelum Minahasa Selatan (Minsel) lahir dan kembali muncul sebelum Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) lahir pada pertemuan Badan Musyawarah (Bamus) Tonsawang pada 4 September 2004 silam. Hal ini ditegaskan Tohoh Masyarakat Tombatu dr Royes Monareh kepada wartawan.
Menurutnya, kalau wacana ini kemudian digaungkan kembali dan bahkan ada komentar masyarakat masih sebuah mimpi silahkan saja, karena sukses terjadi kadang dari sebuah mimpi. Yang disini gaung Kota Tonsawang /Tombatu harus jalan terus dan patut kita dukung bersama.
Dia mengakui, dari jumlah kecamatan, jumlah penduduk dan luas wilayah sudah sangat memenuhi syarat untuk dimekarkan menjad Kota. Sebab itu wacana ini harus disosialisasikan ke semua lapisan masyarakat yang berada di wilayah Tombatu, Tombatu Utara, Tombatu Timur, Touluaan, Touluaan Selatan dan Silian Raya! Kalau tidak dari sekarang kapan lagi?,” pungkasnya.
Dukungan terhadap pemekaran Kota Tounsawang pun mengalir dari tokoh masyarakat Touluaan Selatan, Otniel Liwe. Menurutnya, wacana ini harus segera disosialisasikan secepatnya kepada masyarakat. Sebab kalau tidak diganungkan, bias saja ini dianggap warga Tounsawang tak serius dan hanya wacana saja. “Kami sepenuhnya mendukung itikad baik dari beberapa tokoh masyarakat di Tombatu-Touluaan Raya yang menginginkan adanya pemekaran guna, agar kami juga di wilayah Touluaan selatan akan semakin dekat dengan pelayanan pemerintahan dan tidak harus jauh-jauh lagi ke Ratahan,” tutur Caleg Partai Golkar Dapil I ini.
Sementara, tokoh masyarakat Touluaan Dinan Tumanduk, menyebutkan kalau wacana ini kembali dimunculkan, maka sebaiknya sesegera mungkin membentuk panitia pembentukan Kota Tounsawang/Tombatu dan disosialisaikan kepada masyarakat, agar ini tidak hanya sebagai wacana, tapi ada actionnya. “Para inisiator harus segera merapatkan barisan untuk melakukan pembentukan panitia pemekaran Kota Tounsawang/Tombatu, agar wacana ini biar segera terwujud,” pintanya.
Tokoh muda Silian raya yang juga Ketua KNPI Silian raya, Ryan Sandag juga mengakui, kalau wacana ini sudah sejak 2010 lalu kami gaungkan di publik. Cuma belum ada inisiatif dari tokoh masyarakat untuk segera merespon dan melakukan pembentukan panitia. “Saya berharap dengan wacana ini kembali dimunculkan ke publik, sebaiknya para inisiator langsung saja melakukan pertemuan untuk membentuk panitia pemekaran,” pungkasnya, sermbari menambahkan, kami generasi muda di Sillian Raya akan all out memberikan support dan dukungan terhadap percepatan pemerakaran Kota Tounsawang ini.(Alfian Tompunu)




















