Pemkab Minahasa Awali Safari Natal 2018 di GMIM Sentrum Borgo Mandolang, Wabup RD Bagi Diakonia Natal

Minahasa – Dalam rangka menyambut Natal Yesus Kristus tahun 2018, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa menggelar Ibadah Safari Natal yang diawali di Kecamatan Mandolang, Pineleng, Tombariri, Tombariri Timur dan Tombulu, yang dipusatkan di GMIM Sentrum Borgo Kecamatan Tombariri, Kamis (13/12) sore.

Ibadah ini dipimpin Ketua Badan Pekerja Majelis Wilayah GMIM Tanawangko I Pdt Christofel Mengko MTh, yang mengambil pembacaan Alkitab dalam Kitab Ayub 22:21-26.

Wakil Bupati Minahasa Robby Dondokambey SSi dalam sambutan Natal nya menyampaikan atas nama Pemkab Minahasa dan Keluarga, mengucapkan selamat menyongsong natal 2018 dan tahun baru 2019.

Lanjut, Wabup juga meningkatkan kepada jajaran Pemkab Minahasa, agar kiranya sukacita Natal akan memotivasi diri dalam mengupayakan yang terbaik, baik kepada jemaat, masyarakat, bangsa dan negara khususnya dalam membangun tanah Minahasa maju dalam ekonomi, budaya, berdaulat, adil dan sejahtera.

RD juga memaparkan sejumlah program yang akan dan sudah terlaksana. Seperti pemberian BPJS Kesehatan kelas lll kepada masyarakat yang kurang mampu, dana duka, seragam pendidikan kepada siswa SD dan SMP serta lainnya.

“Saya berharap dalam merayakan Natal dan Tahun Baru, kita dapat merayakannya dengan sukacita, kesederhanaan, hindari pemborosan dan minuman keras yang akan berdampak pada gangguan keamanan,” kata RD.

Wabup RD juga dalam Safari Natal ini berkesempatan berdiakonia dengan para Lansia dan masyarakat yang layak dibantu, berupa pemberian sembako untuk kebutuhan sehari-hari. Dan juga penyerahan bantuan kepada masyarakat yang terkena musibah kebakaran rumah masing-masing sebesar Rp 10 Juta.

Sementara, turut hadir dalam Safiri Natal ini, Sekretaris Daerah Minahasa Jeffry Robby Korengkeng SH MSi, Asisten I Bidang Pemerintahan Sekdakab Minahasa Dr Denny Mangala MSi dan segenap jajaran Pemkab Minahasa, Anggota DPRD Minahasa Rommy Leke SE MSi, Anggota DPRD Minahasa Fanny Legoh, Pemerintah Kecamatan, Forkopimca, serta Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan masyarakat setempat.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan