Pemkab Minahasa Gelar Rakorev Bahas Pembangunan Minahasa

Rakorev Pemkab Minahasa
Rakorev Pemkab Minahasa

Minahasa – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa, menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi (Rakorev) Pembangunan Minahasa, Selasa (06/05), yang dibuka dan dipimpin langsung Bupati Minahasa, Drs Jantje Wowiling Sajow MSi, bertempat di Hotel Manado Tateli Beach.

Rakorev yang diawali dengan Laporan Sekretaris Daerah Minahasa, Jeffry Robby Korengkeng SH MSi ini, turut dihadiri Wakil Bupati Minahasa, Ivan SJ Sarundajang, para Asisten Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa, para Kepala Badan, Dinas, Direktur, Kantor, Bagian dan Camat se-Minahasa.

JWS dalam sambutannya menyampaikan bahwa, Rakorev ini penting dalam mengkilas balik seberapa besar karya yang telah dilakukan dan seberapa banyak kerja yang belum dan mesti dilaksanakan Pemkab Minahasa.

Menurutnya, dalam Rakorev ini, tak hanya membahas kemajuan fisik dan keuangan daerah saja, namun sebagai wujud implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 23 Tahun 2013, tentang Pedoman Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Rencana Kerja Pembangunan Daerah.

“Forum ini bertujuan untuk membahas berbagai hal, baik yg berkaitan dengan kinerja unit kerja maupun berbagai issue strategis yang berkembang di tengah masyarakat yang menjadi bagian penting untuk disolusikan oleh pemerintah daerah. Karenanya melalui kegiatan ini kiranya berbagai kendala dalam awal pelaksanaan kegiatan pembangunan mampu carikan jalan keluar bersama sehingga memasuki gerak pelaksanaan program dapat berlangsung dan berjalan dengan baik,” kata JWS.

Lanjut dikatakannya, tiga pilar penopang keberhasilan pembangunan yaitu sektor pemerintah, swasta dan masyarakat, diharapkan mampu menciptakan suasana kondusif dengan menerapkan kebijakan yang berpihak kepada sektor swasta maupun masyarakat.

“Dalam rangka mengahadapi pelaksanaan program ke depan, kita dituntut untuk lebih produktif dan antisipatif dengan mencermati keterbatasan dana melalui penerapan prudetial management, serta tetap mengedepankan efisiensi dan efektifitas pengelolaan pemerintahan dan pembangunan. Selanjutnya, mengendepankan time and speed dalam manajemen pemerintahan daerah,” ujarnya.(fernando lumanauw)

Tinggalkan Balasan