
Tomohon – Menjelang Idul Fitri, Pemerintah Kota Tomohon mulai mengawasi peredaran barang di Kota Tomohon.Bukan hanya soal harga barang tapi ketersediaan di pasar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kota Tomohon Vonny Pontoh, menjelaskam rencana tindak lanjut antisipasi lonjakan harga, ketersediaan/stok dan distribusi sembako serta beberapa komoditas pertanian utama dalam menghadapi Bulan Ramadhan, Idul Fitri dan Pesta Pengucapan syukur yang direncanakan pada tanggal 10 Agustus 2014.
Menurutnya instansi – instansi terkait harus bekerjasama dalam melaksanakan langkah-langkah persiapan diantaranya Disperindag dan PD Pasar memonitoring dan publikasi harga, ketersediaan dan distribusi sembako tiap hari pada bulan Juli s/d Agustus di lokasi Pasar dan swalayan, Disperindag akan melakukan kegiatan 2 kali Pasar Murah yang bekerjasama dgn Pemrov Sulut dan direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 17 Juli 2014 dengan lokasi Kelurahan Kampung Jawa dan Kelurahan Matani (Lokasi Masjid), untuk pelaksanaan pasar murah tahap kedua nanti dibertahukan kemudian.
Ia melanjutkan untuk Dinas ESDM dan Bagian Perekomomian akan memonitoring ketersediaan barang dan harga BBM serta LPG, penyaluran Raskin juga akan dilaksanakan pada bulan Juli s/d Agustus pada semua Kelurahan yang dikoordinir oleh Bagian Perekonomian. Sementara itu, Dinas Perhubungan dan Dinas PU akan memonitoring kelancaran Angkutan penumpang dan barang yang nantinya pada H-7 s/d H+7. Dishub juga akan menyiapkan pos-pos pemantauan untuk kelancaran angkutan. Dishub dan PDAM juga akan memonitoring ketersediaan Air Bersih dan penanganan angkutan sampah yang bekerja sama dengan Dinas Tarumansa.(maria wolajan)























