Pemkot Tomohon Sosialisasi Potensi dan Dampak Erupsi Gunung Lokon

Sosialisasi Potensi Bencana Erupsi Gunung Lokon (foto: ist)
Sosialisasi Potensi Bencana Erupsi Gunung Lokon (foto: ist)

Tomohon – Meminimalizir dampak letusan Gunung Lokon, Pemkot Tomohon melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar sosialisasi Potensi Bencana dan Dampak Bencana Alam, Selasa (16/09) di Aula Happy Lyste Tomohon. Acara ini juga dilakukan Penyusunan Rencana Kontijensi Bencana Erupsi Gunung Lokon Radius -3Km. Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak dalam sambutannya mengatakan bahwa acara yang dilaksanakan ini adalah acara yang bersifat lintas sektoral dalam hal ini penanggulangan bencana, dilaksanakan berkaitan dengan perkembangan situasi yang sedang dialami oleh pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon.

“Seperti diketahui bahwa sejak tanggal 11 Juli 2011 sampai saat ini, sekitar tahun 2 bulan, aktivitas Lokon yang berada di wilayah Kota Tomohon berdasarkan surat dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, masih tetap merekomendasikan bahwa sampai saat ini status Gunung Api Lokon Siaga(Level III). Sehubungan dengan hal tersebut mengalami erupsi sebanyak 3 kali. Hal ini merupakan suatu tantangan bagi Trimitra Penanggulangajn Bencana (Pemerintah, Masyarakat dan Dunia Usaha) untuk senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan serta kewaspadaan dalam hal mengurangi dampak buruk akibat bencana letusan gunung lokon,” kata Walikota.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tomohon Drs Robby Kalangi dlam laporannya mengatakan bahwa maksud dan tujuan dalam kegiatan Sosialisasi Potensi Bencana dan Dampak Bencana Alam, Penyusunan Rencana Kontijensi Bencana Erupsi Gunung Lokon Radius -3Km ini untuk meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaan dalam upaya antisipasi dan pengurangan resiko bencana jika terjadi tanggap darurat dan mempersiapkan terwujudnya Kota Siaga Bencana. Adapun Pemberi materi dalam kegiatan ini adalah dari Unsur Pemerintah Kota Tomohon, Polri TNI, Pos Pengamatan dan Tim Simulasi BPBD Kota Tomohon.

Hadir dalam acara ini Ketua DPRD Tomohon Sementara selaku Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Masyarakat Piet H. K. Pungus SPd, Mewakili Dandim 1302 Minahasa – Pasiter Kodim 1302 Minahasa Ahmad Nurdin, Ketua Pos Pengamatan Gunung Lokon dan Mahawu Kakaskasen Farid Ruskanda Bina, Para Pejabat di Jajaran Pemerintah Kota Tomohon, Para Camat dan Lurah serta undangan peserta sosialisasi.(maria wolajan)

Tinggalkan Balasan