Pemkot Tomohon Warning Penimbun Sembako!

Tomohon – Pemerintah Kota Tomohon mewaspadai terjadinya penimbunan sembilan bahan pokok (sembako) menjelang Natal dan Tahun Baru. Hal ini disebabkan karena semakin tingginya permintaan masyarakat akan kebutuhan pokok.

Gejala tahunan itu seharusnya bisa diantisipasi oleh Pemerintah maupun pemangku kebijakan lainnya agar harga tidak membumbung tinggi. Kalaupun harga tinggi, masih bisa terjangkau masyarakat. Selain kenaikan harga barang, kemungkinan juga akan terjadi aksi penimbunan komoditas oleh pedagang atau distributor licik demi mengeruk keuntungan sebanyak-banyaknya.

Melihat gelagat tak sedap tersebut, Pemkot Tomohon terus memantau fluktuasi harga kebutuhan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru agar bisa menentukan langkah selanjutnya.

“Kami ingatkan kepada para pedagang maupun distributor untuk tidak melakukan penimbunan barang. Karena hal ini akan berdampak pada persoalan hukum. Kami akan menindak tegas, kepada siapapun yang menimbun barang,” kata Kadis Disperindag Kota Tomohon, Ruddie A Lengkong SSTP belum lama ini.

Lengkong mengatakan bahwa pemerintah dalam waktu dekat akan akan turun ke pasar-pasar untuk mengetahui perkembangan harga kebutuhan pokok.

“Apabila harga kebutuhan pokok terus melambung, akan dilakukan operasi pasar jelang Natal dan Tahun baru,” katanya.

Operasi pasar juga dilakukan karena biasanya harga komoditas utama kian meningkat mengingat permintaan kebutuhan juga makin tinggi.

Sementara Assisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Tomohon, Ronnie Lumowa MSi mengatakan sudah menyurat ke Pemprov Sulut untuk dilakukan pasar murah agar masyarakat Tomohon bisa terbantukan dengan harga sembako yang murah. (Mar)

Tinggalkan Balasan