Manado – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara mengucurkan dana ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut untuk awal persiapan Pemilihan Kepala Daerah Sulut.
Hanya saja, anggaran diajukan KPU Rp 6 miliar, namun yang disetujui hanya Rp 3,5 miliar. “Kita sudah siapkan hibah 3,5 miliar untuk KPU,” kata Sekretaris Pemprov Sulut SR Mokodongan saat rapat Badan Anggaran di DPRD Sulut.
Untuk Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Sekprov mengatakan akan mengucurkan Rp 2 miliar. “Ini untuk persiapan saja karena di APBD induk akan ditata lagi, tapi harus dibahas lebih dulu,” kata Sekprov.
Untuk biaya pengamanan, sesuai mekanisme tak akan lagi dihibah ke Kepolisian, namun akan ditata langsung di Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Satuan Pol PP. Itu pun nanti akan dianggarkan pada 2014.
“Kan pengamanannya nanti tahun depan, dianggarkan di Kesbangpol dan Satpol PP. Dananya dititipkan di Kominda (Komisi Intelijen Daerah), kebutuhannya nanti dipenuhi dari situ,” sebutnya.
Sekretaris KPU Sulut Yonna Oroh membenarkan Sekretariat KPU mengajukan dana Rp 6 miliar. Karena sifatnya usulan belum tentu juga disetujui.
Dana itu akan digunakan untuk persiapan pilgub, mulai dari penyusunan pedoman menyangkut pembentukan PPS dan PPK, pembentukan juklak dan juknis tahapan, sosialisasi, dan launching tahapan.
Untuk kebutuhan pilgub secara keseluruhan KPU Sulut mengusulkan anggaran Rp 60 miliar. Menurut Oroh, usulan itu masih akan dibahas lagi.(jemsy)


























