Penahanan Semakin Dekat, Lima Tersangka Korupsi Youth Center Mulai Diperiksa Bergiliran

Manado – Lima tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan gedung Youth Center Manado masing-masing, GS alias Soputan, MW alias Mourits, SH alias Sandra, DMP alias Deyce dan DP alias Donal, mulai menjalani pemeriksaan intens oleh penyidik Tipikor Polda Sulut.

Selang beberapa hari terakhir ini, penyidik yang dikabarkan menerima uang sogokan dari salah satu tersangka berinisial GP alias Soputan, kini membuktikan diri kalau kabar yang beredar itu tidaklah benar dengan dilakukannya pemeriksaan bergiliran kepada lima tersangka yang bertanggung jawab dalam kasus korupsi tersebut.

Informasi yang beredar di Mapolda Sulut, dengan dimulainya pemeriksaan secara bergiliran, maka penahanan untuk lima tersangka pun semakin dekat.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus) Polda Sulut, Kombes Pol Hilman pun tak menampik informasi yang beredar itu.

Kepada sejumlah wartawan, Hilman membenarkan bahwa sejak Senin sampai Rabu kemarin, pihaknya sudah “menguliti” lima orang tersangka yang sudah ditetapkan sejak November lalu.

“Ya benar pemeriksaanya sejak Senin kemarin. Dalam pemeriksaan itu kita periksa adalah tersangkanya,” beber Hilman kepada sejumlah wartawan, Kamis (15/01) di Mapolda Sulut.

Ia pun mengungkapkan, penahanan kepada lima tersangka yang merupakan pengawas dalam proyek tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat ini.

“Pokoknya kalian tunggu saja. Kan yang kita periksa ini adalah tersangka-tersangkanya,” ungkapnya.

Ditambahkannya, dalam kasus itu pihaknya masih mencari tersangka lain yang terlibat dan mencicipi uang negara yang terbilang cukup besar itu.

“Kita masih mengembangkan kasus ini dan mencari tersangka-tersangka lain yang terlibat,” paparnya.

Hilman sendiri belum bisa memastikan apakah Walikota Manado, GS Vicky Lumentut dalam kasus ini bisa lolos dari jeratan hukum atau tidak.

“Kalau itu belum saya pastikan apakah Walikota aman. Bisa saja ada yang memberikan keterangan soal keterlibatan Walikota. Yang pasti kita akan terus menyelidiki siapa oknum-oknum yang menikmati uang tersebut,” pungkasnya.(jenglen manolong)

Tinggalkan Balasan