Tomohon – Pelaksanaan Sidang Sinode GMIM ke-77 di Auditorium Bukit Inspirasi (ABI), Senin (24/03) dijaga ketat. Pengamanan berlapis oleh aparat diberlakukan di beberapa bagian menuji gedung ABI Tomohon. Apalagi untuk masuk ke dalam gedung pelaksanaan sidang. Aparat dari Polda Sulut dikerahkan untuk memeriksa semua perserta dan undangan dengan detektor logam yang diletakkan di pintu masuk.
Begitu pun dengan isi bawaan dari peserta dan tamu yang diperiksa secara detail.
Aparat kepolisian maupun TNI terlihat menyebar merata di semua pelosok untuk melakukan pengamanan.
Hal ini sesuai arahan Kapolda Sulut, Brigjen Pol Jimmy Palmer Sinaga yang meninjau kesiapan panitia beberapa kali sebelum iven gerejawi terbesar di Sulut ini dilaksanakan.
“Sidang Sinode GMIM ini merupakan jahatan gereja yang sangat penting yang melibatkan para pemuka GMIM seperti pendeta dan majelis jemaat. Seharusnya harus dilakukan pengamanan ketat, agar pelaksanaan sidang ini berlangsung aman dan kondusif,” tegas Sinaga.
Rull Manangkot, peserta sidang yang berasal dari wilayah Tondano IV menyatakan pengamanan yang diberlakukan memang sungguh rapat, karna dilakukan dari lokasi paling awal yakni di pintu gerbang sampai ke dalam gedung ABI.
“Pengamanan seperti ini memang pantas diberlakukan untuk iven gereja sebesar Sidang Sinode GMIM,” tandasnya. (Maria Wolajan)





















